Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gita Wirjawan Mundur, Apa Hubungannya dengan Impor Beras Vietnam?

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi bungkam soal penggantian Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan, termasuk kemungkinan penunjukan dirinya sebagai Mendag sementara.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 31 Januari 2014  |  13:08 WIB
Gita Wirjawan Mundur, Apa Hubungannya dengan Impor Beras Vietnam?
/Gita Wirjawan Resmi Mundur dari Kabinet Indonesia Bersatu II
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi bungkam soal penggantian Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan, termasuk kemungkinan penunjukan dirinya sebagai Mendag sementara.

"Itu keputusan yang sudah [Gita] ambil. Tinggal nanti menunggu bagaimana keputusan presiden terkait kementerian perdagangan," ujarnya, Jumat (31/1/2014).

Menurut Bayu, Gita menyanoaikan pengunduran dirinya ke pihak Kemendag pada Kamis (30/1/2014) malam.

"Yang jelas beliau sudah sampaikan pengunduran dirinya sebagai mendag dan mengembalikan mandat kepada presiden. Kita tunggu saja presiden."

Bayu memastikan keputusan Gita itu sama sekali tidak terkait dengan kisruh impor beras Vietnam yang menyebabkan pergunjingan belakangan ini.

"Saya jamin nggak ada hubungannya dengan beras dan beliau ingin fokus kr konvensi. Sistem Kemendag akan tetap berjalan dan kebijakan yang ditetapkan Pak Gita tetap akan dijalankan. Tidak perlu khawatir dan kami menunggu arahan presiden untuk terus keberlangsungan kepemimpinan di Kementerian Perdagangan," tutur Bayu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gita wirjawan konvensi capres demokrat
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top