Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenparekraf Akan Kembangkan Pariwisata Medis

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengembangkan medical tourisme di dalam negeri berkerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menangkap peluang orang mau berobat di dalam negeri.
Indiah Sutriningrum
Indiah Sutriningrum - Bisnis.com 26 Januari 2014  |  05:30 WIB
Kemenparekraf Akan Kembangkan Pariwisata Medis
Dalam kondisi perlambatan ekonomi dunia, periwisata mengalami perkembangan yang baik. - wef

Bisnis.com, DAVOS, Swiss - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengembangkan medical tourisme di dalam negeri berkerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menangkap peluang orang mau berobat di dalam negeri.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Visa Card, seiring dengan peningkatan daya beli masyarakat, terlihat pengeluaran orang Indonesia di luar negeri adalah pertama belanja, kedua untuk kesehatan.

“Dengan mengembangkan medical tourisme, kami berharap orang Indonesia mau berobat di dalam negeri,” ungkap Mari kepada wartawan di sela-sela pertemuan World Economic Day di Davos.

Dalam kondisi perlambatan ekonomi dunia, periwisata mengalami perkembangan yang baik. Pertumbuhan turis di Asia mencapai 12%, tertinggi di dunia yang hanya 6%, sedangkan di Indonesia mencapai 8%. Tahun lalu kunjungan wisatawan asing mencapai 8,7 juta, sedangkan dalam negeri 20 juta. Tumbuhnya sektor pariwisata mampu menciptakan lapangan kerja. Pada tahun 2013 sektor pariwisata surplus US$2 miliar, dan diharapkan meningkat pada tahun ini.

Upaya yang dilakukan untuk menarik wisatawan asin ke dalam negeri antara lain dengan konektivitas  dan mempermudah fasilitas visa. Sementara itu infrastruktur harus diperbaiki.

Dari sisi konektivitas, Mari menyambut baik dengan banyaknya low cost carrier, selain itu Garuda Indonesia juga memngembangkan penerbangannya di Indonesia timur. Sementara itu, sejumlah penerbangan asing juga akan membuka lagi direct flight ke Indonesia.

Untuk tujuan wisata, destinasi selain Bali juga harus dikembangkan. Indonesia memiliki banyak tempat tujuan wisata yang harus dipromosikan seperti Labuhan Bajo, Flores, Lombok, dan lain-lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medis PARIWISATA
Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top