Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Warrren Buffet Beli Saham Baru Exxon Mobil

Berkshire Hathaway Inc. yang dimiliki Warren Buffett mengumumkan kepemilikan saham baru senilai US$3,45 miliar di Exxon Mobil Corp.

Bisnis.com, JAKARTA – Berkshire Hathaway Inc. yang dimiliki Warren Buffett mengumumkan kepemilikan saham baru senilai US$3,45 miliar di Exxon Mobil Corp.

Nilai itu terbentuk setelah Berkshire membeli 40,1 juta saham di perusahaan minyak tercatat paling besar di dunia, Exxon. Kendati investasi itu merepresentasikan hanya 0,9% dari saham Exxon, para analis menyatakan investasi tersebut menggambarkan dukungan kuat dari Berkhiser yang dimiliki orang terkaya kedua di Amerika.

"Ketika Warren Buffett memberi tanda persetujuan di beberapa perusahaan, hal itu tidak pernah buruk," kata Pavel Molchanov, analis energi di Raymond James & Associates, seperti dikutip Reuters, Jumat 915/11/2013).

Penilaiannya, saham Exxon kuat dibeli (strong buy). Saham Exxon meningkat 84 sen atau 0,9% menjadi US$94,06 pada penutupan perdagangan menyusul pengumuman Berkshire atas sahamnya. Saham tersebut terdongkrak 63 sen selama perdagangan reguler.

"Dia menyukai pembelian saham besar, merek global yang sudah mapan, dan Exxon merupakan saham berkualitas baik," kata Fadel Gheit, Senior Analis minyak di Oppenheimer & Co.

Berkshire sudah memiliki bisnis energi dan utilitas, termasuk MidAmerican Energy. Berkshire juga menghabiskan US$5,6 miliar untuk membeli Nevada dari NV Energy Inc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper