Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sengketa Bisnis, Starbucks Bayar US$2,79 Miliar pada Mondelez International

Jaringan kedai kopi asal AS Starbucks Corp. mengumumkan bakal membayar US$2,79 miliar kepada Mondelez International Inc. guna mengakhiri perselisihan atas distribusi produk kopi kemasan mereka.

Bisnis.com, SEATTLE - Jaringan kedai kopi asal AS Starbucks Corp. mengumumkan bakal membayar US$2,79 miliar kepada Mondelez International Inc. untuk mengakhiri perselisihan atas distribusi produk kopi kemasan mereka.

Bloomberg melansir Rabu (13/11), kompensasi itu diperintahkan oleh arbitrator. Perinciannya, US$2,23 miliar ganti rugi dan US$557 juta untuk bunga dan ongkos pengacara. Demikian disampaikan Starbucks di berkasnya ke pengadilan.

Jumlah ini melampaui perkiraan para analis. Perusahaan yang berdiri pada 1971 itu mengatakan sumber dana berasal dari kas internal dan pinjaman bank.

Putusan arbitrase itu menyelesaikan perseteruan yang telah berlangsung selama 3 tahun terakhir. Perselisihan ini dimulai ketika Starbucks menawarkan US$750 juta ke Mondelez untuk mengakhiri perjanjian kerja kedua perusahaan yang sudah dimulai sejak 1998.

Mondelez, yang ketika itu masih bernama Kraft Foods Inc., menjadi distributor kopi kemasan produk Starbucks ke retailer makanan.

Namun, proposal itu ditolak Kraft. Starbucks berupaya mengontrol kembali bisnis kopi kemasan mereka setelah bisnis itu tumbuh lebih besar dibanding unit lainnya, terbukti dari melonjaknya pendapatan.

Pada tahun lalu pemasukan dari bisnis meningkat 50%. Angka ini jauh lebih besar ketimbang pertumbuhan pendapatan perusahaan secara keseluruhan yang hanya naik 14%.

Mondelez berbasis di Deerfield, Illinois, AS. Perusahaan ini memproduksi berbagai makanan ringan seperti cokelat, biskuit, serta permen. Produknya yang paling dikenal adalah Cadbury, Toblerone, dan Oreo.




Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Anissa Margrit
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper