Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sharp Klaim Kuasai 31,9% Pasar Mesin Cuci

Bisnis.com, MALANG - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) mengklaim menguasai 35% pangsa pasar lemari es di Indonesia, sedangkan untuk mesin cuci 31,9%.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 09 Oktober 2013  |  17:55 WIB

Bisnis.com, MALANG - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) mengklaim menguasai 35% pangsa pasar lemari es di Indonesia, sedangkan untuk mesin cuci 31,9%.

President Director PT SEID Fumihiro Irie mengatakan permintaan terhadap produk lemari es dan mesin cuci di Indonesia masih cenderung meningkat di kisaran 15%-20% per tahun.

“Kami menargetkan untuk meningkatkan pangsa pasar kami hingga 35% untuk mesin cuci dan 37% untuk lemari es,” lanjutnya dalam rilisnya, Selasa (9/10/2013).

Setelah mengoperasikan pabrik mesin cuci pada awal September 2013 dan lemari es awal Oktober 2013, perusahaan elektronik tersebut siap untuk meluncurkan produk-produk yang diproduksi di pabrik Karawang ke pasar elektronik domestik.

Pengiriman pertama produk elektronik dari PT SEID di pabrik Kerawang dilakukan pada Kamis (9/10/2013).

Pengiriman produk pertama sebanyak 2.300 unit untuk dipasarkan ke seluruh Indonesia.

Pabrik baru milik Sharp yang akan diresmikan secara resmi pada bulan Februari 2014 ini memiliki kapasitas produksi untuk pabrik mesin cuci sebanyak 1.680.000 unit/tahun atau 2,5 kali lipat dari kapasitas produksi Pabrik Pulogadung.

Sementara itu, untuk Pabrik Lemari Es memiliki kapasitas produksi sebanyak 2.640.000 unit/tahun atau 2 kali lipat dari kapasitas produksi.(k24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sharp mesin cuci
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top