Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Teroris Serang Mal di Kenya, 30 Orang Mati

Bisnis.com, Nairobi - Orang bersenjata tak dikenal menyerbu pusat perbelanjaan kelas atas di Ibukota Kenya Nairobi, menewaskan setidaknya 30 orang seperti diklaim oleh al-Qaeda-linked kelompok militan al-Shabaab, yang bertanggung jawab atas serangan
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 22 September 2013  |  03:23 WIB
Teroris Serang Mal di Kenya, 30 Orang Mati
Bagikan

Bisnis.com, Nairobi - Orang bersenjata tak dikenal menyerbu pusat perbelanjaan kelas atas di Ibukota Kenya Nairobi, menewaskan setidaknya 30 orang seperti diklaim oleh al-Qaeda-linked kelompok militan al-Shabaab, yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Lebih dari 60 orang terluka, Menurut Palang Merah Kenya, dalam serangan yang dimulai 12:30 p.m. di Westgate Mall di Westlands, 3 kilometer (1,8 mil) barat laut dari pusat kota Nairobi.

Pasukan keamanan Kenya melukai seorang pria bersenjata dan telah "beberapa orang lain ditembaki," kata Inspektur Jenderal Polisi David Kimaiyo pada akun Twitter sekitar delapan jam setelah serangan tersebut.

Insiden itu adalah serangan teroris mematikan di Kenya sejak 1998, Ketika pemboman Kedubes AS di pusat kota Nairobi menewaskan 213 orang.

Al-Shabaab, sebuah kelompok militan Islam di Somalia mengancam untuk melakukan serangan di Kenya setelah negara itu dikerahkan tentaranya ke Somalia selatan pada Oktober 2011 untuk melawan kelompok itu.

"Al-Shabaab menegaskan itu di belakang tontonan Westgate," kata kelompok itu di Twitter-nya.

Kenya merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Afrika Timur dan menjadi eksportir teh hitam terbesar di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

al qaeda mati kenya teroris

Sumber : Bloomberg

Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top