Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cebongan: Serda Ucok Dituntut 12 Tahun Penjara

Bisnis.com, YOGYAKARTA--Oditur Militer yang diketuai Letkol Budiharto tetap menuntut eksekutor penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Sersan Dua Ucok Tigor Simbolon dengan hukuman penjara selama 12 tahun penjara dan dipecat dari
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 19 Agustus 2013  |  15:25 WIB
Cebongan: Serda Ucok Dituntut 12 Tahun Penjara
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA--Oditur Militer yang diketuai Letkol Budiharto tetap menuntut eksekutor penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Sersan Dua Ucok Tigor Simbolon dengan hukuman penjara selama 12 tahun penjara dan dipecat dari TNI.

Hal itu disampaikan oleh Oditur Militer Letkol Budiharto dalam sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta dengan agenda replik atas pembelaan tim penasihat hukum maupun pembelaan pribadi terdakwa, Senin (19/8/2013)

Oditur Militer juga tetap pada tuntutannya terhadap terdakwa dua Serda Sugeng Sumaryanto dengan hukuman penjara selama sepuluh tahun dan dipecat dari TNI. Begitu pula, terhadap terdakwa tiga Koptu Kodik dengan hukuman penjara selama delapan tahun dan dipecat dari TNI.

Budiharto dalam repliknya menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara hukum, bukan atas dasar kekuasaan.

"Indonesia merupakan negara demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang menjamin persamaan hak di muka hukum," katanya menegaskan.

Ia mengatakan bahwa pembelaan tim penasihat hukum terdakwa yang menyebutkan bahwa terdakwa melakukan tindakan penyerangan karena dalam kondisi stres disorder tidak bisa diterima karena saksi ahli yang dihadirkan ternyata tidak pernah memeriksa kondisi psiokologis terdakwa.

Oditur Militer juga meminta kepada majelis hakim yang diketuai Letkol Joko Sasmito untuk menolak pembelaan dari penasihat hukum terdakwa dan menjatuhkan hukuman seperti tuntutan Oditur Militer atau putusan hukum yang seadil-adilnya.

Sidang ditunda hingga Kamis (22/8) dengan agenda pembacaan duplik dari penasihat hukum terdakawa. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cebongan tuntutan serda ucok oditur militer

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top