Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasal 8 UU Kejaksaan tak Jadikan Jaksa Kebal Hukum

Bisnis.com, JAKARTA -- Pasal 8 ayat (5) UU Kejaksaan tidak dimaksudkan untuk menghambat proses penegakan hukum atau menjadikan jaksa kebal hukum.Adapun ketentuan dalam pasal tersebut yakni mengatur jaksa hanya dapat dipanggil, diperiksa, digeledah, ditangkap,
Siti Nuraisyah Dewi
Siti Nuraisyah Dewi - Bisnis.com 10 Juli 2013  |  15:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Pasal 8 ayat (5) UU Kejaksaan tidak dimaksudkan untuk menghambat proses penegakan hukum atau menjadikan jaksa kebal hukum.

Adapun ketentuan dalam pasal tersebut yakni mengatur jaksa hanya dapat dipanggil, diperiksa, digeledah, ditangkap, dan ditahan atas ijin Jaksa Agung.

"Mekanisme ijin Jaks Agung itu semata-mata untuk memberikan jaminan dan perlindungan negara kepada jaksa dalam menjalankan tugas dan fungsinya yang independen," ujar anggota Komis III DPR Komjen Pol (Purn) H.M Nurdin mewakili keterangan dari DPR pada sidang pengujian Pasal 8 ayat (5) UU No.16/2004 tentang Kejaksaan terhadap UUD 1945 di Mahkamah Konstitusi.

Dia memaparkan Kejaksaan dalam melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan disamping harus sesuai dengan ketentuan Pasal 8 ayat (4) UU Kejaksaan, juga harus dilaksanakan secara merdeka, terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lainnya.

Oleh karena itu, sambungnya, negara harus memberikan jaminan kepada jaksa  agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya tanpa intimidasi, hambatan, campur tangan, atau gangguan tidak tepat atau pembeberan yang belum diuji kebenarannya dari tanggung jawab perdata, pidana atau yang lainnya.

Dia menambahkan dengan begitu, DPR berpandangan rumusan ketentuan Pasal 8 ayat (5) UU Kejaksaan telah memiliki legal ratio yang berdasar dan tepat sehingga tidak bertentangan dengan UUD 1945.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uu kejaksaan kebal hukum
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top