Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUAP HAKIM BANDUNG: Paspor Wali Kota Dada Rosada Resmi Ditarik

BISNIS.COM, BANDUNG–Kantor Imigrasi Klas I Bandung resmi menahan paspor Wali Kota Bandung Dada Rosada pada Selasa (2/4/2013) sebagai tindak lanjut pencekalan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap hakim Setyabudi Tedjocahyo.
ajijah
ajijah - Bisnis.com 02 April 2013  |  16:46 WIB
SUAP HAKIM BANDUNG: Paspor Wali Kota Dada Rosada Resmi Ditarik

BISNIS.COM, BANDUNG–Kantor Imigrasi Klas I Bandung resmi menahan paspor Wali Kota Bandung Dada Rosada pada Selasa (2/4/2013) sebagai tindak lanjut pencekalan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap hakim Setyabudi Tedjocahyo.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Bandung Ali Rachman mengatakan, penarikan paspor Dada Rosada diserahkan langsung oleh kerabat Dada Rosada ke kantor imigrasi.

“Jadi tidak dilakukan oleh petugas imigrasi tapi diserahkan langsung oleh orangnya pak Dada,” katanya hari ini (2/4/3013).

Menurut Ali, dengan menyerahkan langsung paspor tersebut menunjukkan Dada Rosada sangat kooperatif dan proaktif. Rencananya paspor tersebut akan ditarik oleh petugas imigrasi langsung ke kediaman wali kota.

“Jadi sudah kita amankan paspornya,” katanya.

Imigrasi akan menahan paspor Dada Rosada sampai enam bulan ke depan sesuai masa pencekalan yang dikeluarkan oleh KPK sejak 23 Maret 2013.

Pihaknya juga menginformasikan jika seluruh imigrasi di pelabuhan dan bandara di Indonesia telah disebar tentang pencekalan wali kota Bandung untuk tidak bepergian ke luar negeri. (ija)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suap imigrasi hakim dada rosada pencekalan

Sumber : Wisnu Wage

Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top