Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KISRUH DEMOKRAT: SBY Didukung Fraksi Demokrat DPR Jadi Ketua Umum

BISNIS.COM,JAKARTA—Meskipun sebagian kalangan menilai tidak tepat, tetapi Fraksi Partai Demokrat DPR tetap ngotot mendukung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketua umum menggantikan posisi Anas Urbaningrum. "Selaku
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 28 Maret 2013  |  13:55 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA—Meskipun sebagian kalangan menilai tidak tepat, tetapi Fraksi Partai Demokrat DPR tetap ngotot mendukung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketua umum menggantikan posisi Anas Urbaningrum.
 
"Selaku perpanjangan tangan dari DPP Demokrat, kami Fraksi Demokrat mendukung penuh pencalonan bapak SBY selaku ketua umum Demokrat," ujar Ketua Fraksi Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf,  Kamis (28/3).

Menurutnya, keberhasilan SBY menjalankan tugas sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan menjadi alasan utama untuk mendukungnya sebagai ketua umum.

Nurhayati menyebutkan SBY menjadi presiden Indonesia sejak 2004 hingga kini dengan prestasi pertumbuhan ekonomi 6,5%. Pertumbuhan  itu, ujarnya, terjadi pada saat dunia mengalami krisis ekonomi global.
 
Selain itu, tidak ada aturan yang melarang seorang presiden menjabat atau merangkap ketua umum partai politik, katanya. Dia menyebutkan sudah banyak contoh ketua umum partai yang merangkap jadi presiden di luar negeri. Saat ini kondisi partai dalam keadaan darurat dan membutuhkan sosok yang dalam menaikan elektabilitas partai, ujarnya menambahkan.
 
"Partai politik bertujuan untuk menyejahterakan rakyat, Demokrat berdiri untuk itu. Partai Demokrat didirikan oleh Pak SBY, apabila mengalami masalah, beliau sebagai pendiri tentu punya hak untuk kembali meraih kejayaan," ujar Nurhayati.
 
Sebelumnya, pengamat politik Tjipta Lesmana mengatakan dukungan terhadap SBY menjadi ketua umum Partai Demokrat merupakan jebakan buat presiden RI tersebut. Dia menilai suara-suara yang mendukung itu merupakan suara jahat yang justru untuk menjatuhkan presiden SBY.

Menurut Tjipta, keberadaan SBY sebagai ketua umum juga tidak akan meningkatkan elektabilitas partai pemenang Pemilu 2009 tersebut.

Menurut satu survey, elektabilitas Partai Demokrat kini berada di kisaran angka 5% meski pada 2009 mampu meraih 20,4% suara sekaligus suara tertinggi di antara parpol peserta pemilu saat itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby demokrat partai partaidemokrat

Sumber : john andi oktaveri

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top