BANJIR Rendam Sejumlah Jalan Protokol di Samarinda

BISNIS.COM, SAMARINDA--Hujan yang mengguyur Kota Samarinda selama hampir dua jam pada Selasa (26/3/2013) pukul 16.00 Wita, membuat sejumlah ruas jalan protokol terendam banjir.
Wiwiek Endah | 26 Maret 2013 19:14 WIB

BISNIS.COM, SAMARINDA--Hujan yang mengguyur Kota Samarinda selama hampir dua jam pada Selasa (26/3/2013) pukul 16.00 Wita, membuat sejumlah ruas jalan protokol terendam banjir.

Termasuk jalan poros Kota Samarinda menuju daerah luar kota, Bontang dan luar daerah lainnya seperti ke Kutai Timur di Jalan D.I. Panjaitan Kecamatan Samarinda Utara.

Ratusan warga berkendara roda dua yang tinggal di Kawasan Samarinda Utara, terpaksa menunda melintas di Jalan D.I. Panjaitan yang terendam banjir.

Mereka menunggu banjir surut dan arus lalu lintas lancar, untuk melanjutkan perjalanan pulang.

“Banjir semakin tinggi, kalau dipaksakan jalan, kendaraan bisa mogok dan semakin banyak masalah, sehingga kami menunggu banjir surut kemudian pulang,” ujar seorang pengendara motor, Ani, yang tinggal di Samarinda Utara.

Sementara itu, Aan, warga Mugirejo, Samarinda Utara terpaksa harus menyelamatkan barang perabotan rumah tangganya karena diterjang banjir.

“Ketinggian banjir hampir selutut. Kami harus selamatkan barang dari banjir,” ujarnya.

Selain di Jalan D.I. Panjaitan, banjir juga merendam ruas jalan lainnya di Samarinda, yakni Jalan P.M. Noor, K.H. Wahid Hasyim Sempaja dan Pangeran Antasari serta persimpangan Vorvoo Jalan Dr. Soetomo dan M. Yamin.

Banjir di Kota Samarinda semakin sering terjadi pada musim hujan. Volume air hujan yang turun, tak cukup tertampung sistem drainase dan pengairan serta Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Karang Mumus di Samarinda.

Begitu juga, sistem waduk Benanga sebagai penyangga dan penataan air di Kawasan Samarinda Utara, belum mampu mencegah banjir terjadi di ruas jalan-jalan pusat kota dan pemukiman. (wde) (Foto: JibiPhoto/Muhamad Yamin)

Sumber : Muhamad Yamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top