Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengacara 4 Korban Nilai Janggal Pemindahan Tersangka Ke Lapas Sleman

BISNIS.COM, YOGYAKARTA - Pengacara keempat tersangka pembunuh anggota Grup 2 Kopassus TNI AD, atas nama Sersan Satu Heru Santoso, merasa ada kejanggalan terhadap pemindahan penahanan kliennya dari Markas Polda DIY ke LP Cebongan, Kabupaten Sleman.
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad - Bisnis.com 23 Maret 2013  |  13:48 WIB
Pengacara 4 Korban Nilai Janggal Pemindahan Tersangka Ke Lapas Sleman
Bagikan

BISNIS.COM, YOGYAKARTA - Pengacara keempat tersangka pembunuh anggota Grup 2 Kopassus TNI AD, atas nama Sersan Satu Heru Santoso, merasa ada kejanggalan terhadap pemindahan penahanan kliennya dari Markas Polda DIY ke LP Cebongan, Kabupaten Sleman.

"Makanya kami mempertanyakan kenapa ada pemindahan empat tahanan itu, yang berakhir dengan penembakan klien kami itu," kata pengacara, Rio Baskara, di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, pemindahan tahanan polda ke lembaga pemasyarakatan itu berakibat fatal, karena keempat tersangka tewas mengenaskan setelah diserang dan ditembaki17 orang tak dikenal, pada Sabtu dini hari (23/3), di LP Cebongan.

Keempat tersangka yang tewas itu yakni DS (Dicky Sahetapi alias Dicky Ambon), DD (Dedi), AL (Ali) dan YD alias Johan. Mereka tersangka pembunuh Santoso, anggota Grup 2 Kopassus TNI AD, beberapa waktu lalu di Hugo's Cafe, Sleman.

"Keempat tersangka masih di sel tahanan Polda DIY dan dipindahkan ke LP Cebongan sekitar pukul 11.00 WIB, menurut kami janggal karena insiden penembakan terjadi selang 14 jam dari pemindahan," katanya.
(Antara/faa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopassus sleman lapas cebongan

Sumber : Newswire

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top