Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNPB: Inilah 18 Gunung Berapi Yang Harus Diwaspadai

BISNIS.COM, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar 18 gunung untuk tenang dan selalu waspada.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 13 Maret 2013  |  12:58 WIB
BNPB: Inilah 18 Gunung Berapi Yang Harus Diwaspadai
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar 18 gunung untuk tenang dan selalu waspada.

Hal itu karena gunung tersebut berstatus Waspada, meskipun saat ini belum perlu ada evakuasi bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Ke-18 gunung itu adalah sebagai berikut:

  1. Gunung Dieng (Jawa Tengah).
  2. Gunung Seulawah Agam (Aceh).
  3. Gunung Papandayan (Garut, Jawa Barat).
  4. Gunung Dukuno (Halmahera).
  5. Gunung Sinabung (Karo, Sumut).
  6. Gunung Marapi (Sumatra Barat).
  7. Gunung Tangkubanprahu (Lembang, Jawa Barat).
  8. Gunung Soputan (Sulawesi Utara).
  9. Gunung Semeru (Lumajang, Jawa Timur).
  10. Gunung Krakatau (Selat Sunda).
  11. Gunung Gamkonora (Halmahera).
  12. Gunung Talang (Solok, Sumbar).
  13. Gunung Bromo (Jawa Timur).
  14. Gunung Ibu (Halmahera).
  15. Gunung Kerinci (Jambi).
  16. Gunung Ili Lewotolo (Pulau Lembata).
  17. Gunung Sangeangapi (Nusa Tenggara Barat).
  18. Gunung Gamalama (Maluku Utara).

 

Kewaspadaan masyarakat juga dibutuhkan, terutama yang tinggal di sekitar lima gunung yang berstatus Siaga, yakni:

    Gunung Raung (Jawa Timur).
    Gunung Rokatenda (Nusa Tenggara Timur).
    Gunung Ijen (Jawa Timur).
    Gunung Karangetang (Sulawesi Utara).
    Gunung Lokon (Tomohon, Sulawesi Utara).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana bnpb nasional penanggulangan waspada gunung dieng
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top