Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DUGAAN MALPRAKTIK: Selly akan ajukan gugatan ke RS Fatmawati

BISNIS.COM, JAKARTA - Keluarga dari pasien dugaan malpraktik scoliosis Sellywayn Carolina Lubis akan mengajukan gugatan perdata kepada Rumah Sakit Fatmawati bila mediasi tidak menghasilkan titik temu. Ayah Sellywayn, Darwis Lubis menuturkan pihaknya
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 22 Februari 2013  |  22:16 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Keluarga dari pasien dugaan malpraktik scoliosis Sellywayn Carolina Lubis akan mengajukan gugatan perdata kepada Rumah Sakit Fatmawati bila mediasi tidak menghasilkan titik temu.

Ayah Sellywayn, Darwis Lubis menuturkan pihaknya sudah didampingi pengacara dan segera mengajak pihak Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk bermediasi mengenai kronologi pengobatan tulang belakang yang bengkok (scoliosis) dan solusi penyembuhan bagi Selly.

"Kami ingin mediasi dengan pimpinan rumah sakit. Kalau tidak ada hasil yang baik kami coba ajukan gugatan perdata," kata Darwis, Jumat (23/2).

Sampai saat ini belum ada tenggat waktu mediasi digelar dan rancangan gugatan perdata.

Menurut Darwis, jika pihaknya memenangkan gugatan perdata, kerugian materiil dan imateriil yang dibayarkan tergugat akan digunakan untuk membiayai pengobatan Selly di luar negeri.

"Kalau kami menang, Selly akan dioperasi di luar negeri. Saya ingin Selly tidak terbebani secara psikologis penanganan dokter di Indonesia," ujar Darwis.

Pada usia 16 tahun, tulang Selly bengkok kurang lebih 80 derajat. Dia lantas dioperasi di Rumah Sakit Fatmawati pada September 1999.

Bengkok tulangnya kemudian berkurang menjadi sekitar 45 derajat. Selain ke Rumah Sakit Fatmawati, Selly juga pergi ke rumah sakit lain untuk kontrol kondisi.

Darwis mempertanyakan tindakan Rumah Sakit Fatmawati yang tidak melakukan pres usai Selly menjalani operasi. Darwis juga mempertanyakan transparansi arsip rontgen.

Juru Bicara Rumah Sakit Fatmawati Lia Patra Kusuma mengatakan dari sisi medis, pihak rumah sakit sudah semaksimal mungkin mengobati Selly.

Rumah sakit pun masih memegang bukti berupa foto rontgen. Usai operasi, kondisi tulang belakang Selly membaik hingga tinggal 25 derajat.

"Yang perlu dilakukan Selly adalah latihan dan rehabilitasi medis. Pasien yang sudah dioperasi butuh rehabilitasi yang cukup lama supaya otot terbiasa dengan kondisi sekarang," kata Lia saat dihubungi Bisnis, Jumat (23/2).

Soal transparansi rekam medis, Lia menuturkan pihak rumah sakit sudah menyalin isi rekam media ke dalam catatan menggunakan bahasa awam yang mudah dipahami.

Hasil visum Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, menyatakan kondisi Selly masih baik dan tidak diperlukan operasi ulang. Hasil visum diserahkan ke kepolisian saat Darwis melaporkan kasus putrinya ke kepolisian.(fsi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malpraktek rs fatmawati
Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top