PDAM BALIKPAPAN: Kualitas air Waduk Manggar buruk

 
Arma Editor
Arma Editor - Bisnis.com 17 April 2012  |  21:20 WIB

 

BALIKPAPAN: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manggar Balikpapan mengakui kualitas air baku yang terdapat dalam Waduk Manggar tidak memenuhi kualifikasi, karena terkontaminasi oleh limbah rumah tangga yang ada di sekitar waduk tersebut.
 
Direktur PDAM Tirta Manggar Soufan mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan tahun lalu, kualitas air baku yang terdapat dalam Waduk Manggar berada dua tingkat di bawah kualitas yang dipersyaratkan.
 
“Sekarang kualitas air baku sudah mencapai golongan 3. Padahal kualitas air baku yang dipersyaratkan itu tingkat 1,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPRD Kota Balikpapan  hari ini.
 
Soufan mengungkapkan penyebab menurunnya kualitas bahan baku air di Waduk Manggar disebabkan oleh limbah rumah tangga yang turut masuk ke dalam waduk. Dia mengatakan ada sekitar 2.000 kepala keluarga yang tinggal pada lahan sekitar waduk sementara kualitas sanitasinya tidak terlalu diperhatikan.
 
Kendati demikian, Soufan menambahkan pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan kualitas air sehingga layak untuk disalurkan kepada masyarakat. PDAM Tirta Manggar telah menyediakan 4 unit aerator yang berfungsi untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air yang menjadi salah satu parameter dalam penggolongan kualitas air.
 
Dia mengakui PDAM Tirta Manggar perlu untuk menambah waduk baru yang bisa dijadikan sebagai bahan baku air yang disalurkan kepada pelanggan. Dengan demikian, PDAM Tirta Manggar bisa melakukan pengkondisian air baku waduk ketika terjadi masalah pada salah satu waduk.
 
Rencananya dibangun dua waduk untuk mendukung suplai bahan baku air yakni Waduk Teritip dan Waduk Sungai Wain. Namun, pembangunan dua waduk itu hingga kini masih dalam proses pengerjaan penyelesaian sehingga belum bisa digunakan.
 
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan Patly Parakkasi mengatakan menurunnya kualitas waduk tersebut perlu dicermati oleh PDAM karena selama ini menjadi bahan baku utama untuk penyediaan air bersih. 
 
“Keterangan yang kami terima menyebutkan ada 60.000 pelanggan yang terlayani melalui Waduk Manggar dari total jumlah pelanggan PDAM yang mencapai 80.000 pelanggan,” ujarnya.
 
Patly mengharapkan ada pemeriksaan lebih lanjut mengenai penurunan kualitas air Waduk Manggar oleh instansi terkait. Apabila telah ditemukan penyebab pastinya, tentu Pemkot harus segera memberikan solusi atas masalah tersebut.
 
Namun, dia menyarankan kepada Pemkot Balikpapan untuk merelokasi warga yang tinggal di sekitar waduk agar tidak semakin menurunkan kualitas air. Patly mengatakan relokasi tersebut menjadi hal yang wajar untuk dilakukan karena hal tersebut menjadi penyebab utama penurunan kualitas air waduk.
 
“Kalau dipindah kan tidak akan mengganggu kualitas air. Namun, tentu relokasi juga harus sesuai agar tidak menimbulkan masalah,” katanya. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top