Metadomus pentaskan Balega Buni

 
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 02 Desember 2011  |  10:33 WIB

 

JAKARTA: Kelompok musik Metadomus, peraih Hibah Seni Kelola, akan pentas dalam “Balega Buni” dengan menampilkan musik eksperimental musik tradisional Minangkabau pada 6-7 Desember di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
 
Kelompok ini dikenal dengan eksplorasi musik tradisional dan instrumennya. Metadomus merupakan kependekan dari Metamorfoka-Indonesian Music, nama kelompok musik yang dibentuk Syahrial Tando, Chendra Panatan dan bersama rekan-rekan musisi yang sama-sama berasal dari Minangkabau.
 
Kelompok yang terbentuk di tahun 2003 ini, berakar pada budaya tradisi, digabungkan dengan berbagai elemen musik lain untuk dapat menghasilkan suatu metamorfosa komposisi musik inovasi dalam bentuk kontemporer. Metamorfosa tidak hanya dilakukan pada karya musik saja, tetapi juga pada pengembangan alat musik yang di olah secara tradisional.
 
Balega adalah sebuah istilah dari bahasa Minangkabau yang mempunyai dua arti. Balega diartikan sebagai sebuah keputusan demokratik dan juga berarti “bergilir”. Menjadi kesepakatan bersama bahwa sebuah hak dan  tanggung jawab, dilakukan secara bergilir yang dikenal dengan istilah: dipalegakan.
 
“Di tengah kehidupan masyarakat secara umum Balega, merupakan sebuah refleksi untuk menguji kesabaran dalam menuntut hak dan kewajiban individu, mentaati apa yang sudah menjadi keputusan, menunggu giliran kapan harus memberikan hak dan kapan harus melaksanakan kewajiban serta tanggung jawab,” kata Syahrial Tando.
 
Dengan demikian ketenteraman kehidupan sosial masyarakat selalu terjaga dengan damai. Uraian ini menjadi sumber inspirasi dalam membuat sebuah konsep karya yang diberi judul “Balega Buni”
Konsep “Balega Buni” berasal dari definisi Balega yang berarti refleksi dalam menguji kesabaran dalam menuntut hak dan kewajiban.
 
"Kami tidak hanya akan melihat estetika bunyi tapi juga karya eksperimental baru yang memadukan musik kontemporer dan musik tradisional Minangkabau." (ln)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top