New Kuta Green Park telan investasi Rp60 miliar

KUTA, Bali: Pengembang PT Bali Pecatu Graha (BPG) mengoperasikan sebuah wahana wisata air bernama New Kuta Green Park yang menghabiskan dana sekitar Rp60 miliar untuk membangun sarana fisik di wilayah Bali selatan.  
News Editor | 27 Desember 2010 05:24 WIB

KUTA, Bali: Pengembang PT Bali Pecatu Graha (BPG) mengoperasikan sebuah wahana wisata air bernama New Kuta Green Park yang menghabiskan dana sekitar Rp60 miliar untuk membangun sarana fisik di wilayah Bali selatan.  

Dirut PT BPG Made Putrawan mengatakan objek wisata baru ini memberikan pilihan baru bagi wisatawan karena memiliki fasilitas rekreasi air yang lengkap, “Harga tiket juga lebih terjangkau, karena kami ingin fasilitas ini bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,†kata Putrawan saat peremian pengoperasian wahana ini Minggu petang.Menurut Putrawan wahana rekreasi air ini dirancang untuk aktivitas keluarga terutama anak-anak. Dia mengklaim tempat ini lebih lengkap dari wahana air yang ada di Bali dan bakal memberi warna dalam khazanah pariwisata Bali yang sudah dikenal. Julukan Kuta Baru (New Kuta) dimaksudkan untuk memberikian alternatif lain di samping kawasan Pantai Kuta yang hiruk pikuk.Air di wahana ini berbahan baku air laut melalui teknologi sea water reserve osmosis (SWRO) yang menghasilkan sekitar 3.000 m kubik per hari. Sejumlah properti di kawasan ini juga menggunakan air serupa dengan kebutuhan seluruhnya hanya 1.500 m kubik per hari atau separo dari persediaan yang ada.Kata Putrawan tempat ini dikembangkan secara bertahap sebagai area hijau yang melestarikan berbagai pohon lokal sebagai bagian dari program Penanaman Sejuta Pohon di kawasan Pecatu Indah Resort, yang dicanangkan sejak tahun 2006. “Selain menambah hijaunya bukit kapur ini, ia juga akan menjadi sarana pelestarian warisan flora lokal,†kata Putrawan yang juga penyair ini.New Kuta Green Park berada di kawasan resor terpadu yang dikembangkan PT BPG seluas 400 ha berlokasi di pesisir barat Semenanjung Bukit Badung, Bali Selatan. Proyek ini dimulai sejak tahun 1994, terhenti karena krisis di tahun 1998 dan dilanjutkan kembali mulai tahun 2003. Dikawasan yang dirancang akan memiliki berbagai fasilitas seperti residential/condominium area, commercial area (office, business, convention center), hotel & tourism area, international hospital area, international school area, entertainment area, sports area. Saat ini ini sudah beroperasi New Kuta Golf Course, New Kuta Condotel, dan Klapa Club. Prohect Manager New Kuta Green Park Kemarsyah mengatakan wahana ini memiliki sejumlah fasilitas rekreasi air terpadu yang lengkap ditambah untuk menunjang kegiatan outbound seperti flying fox, paintball warrior, bungee trampoline dan lainnya. “Yang membanggakan semuanya dirancang oleh tenaga profesional Indonesia dan menggunakan barang-barang produksi Indonesia,†tutur Kemarsyah.Bupati Badung Anak Agung Gde Agung mengatakan pemkab menyambut baik setiap inisitif swasta untuk membangun fasilitas wisata baru yang diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengembangan wahana wisata air ini akan semakin mengubah wajah daerah Pecatu yang dulu dikenal tandus dan gersang menjadi semakin hijau. “Pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas lingkungan alam dan masyarakatnya,†kata Bupati Gde Agung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top