BI senang asing antusias garap bank syariah

JAKARTA: Bank Indonesia menyambut baik minat investor asing untuk terjun dalam perbankan syariah dengan catatan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional, kata Deputi Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Siregar kepada Bisnis.
News Editor | 01 Desember 2010 01:43 WIB

JAKARTA: Bank Indonesia menyambut baik minat investor asing untuk terjun dalam perbankan syariah dengan catatan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional, kata Deputi Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Siregar kepada Bisnis.

Menurut dia, tingginya minat asing untuk menggarap perbankan syariah merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan perbankan syariah kedepan. Namun, terjunnya investor asing dalam menggarap syariah harus pula dibarengai dengan kontribusi yang nyata bagi perekonomian."Kalau memang ada yang berminat masuk untuk mendirikan bank syariah, mengapa tidak.  Sebaiknya, investor asing yang nantinya masuk mampu berkontribusi bagi perekonomian nasional," ujarnya.Oleh karenanya, Mulya mendorong bank syariah nasional untuk mengembangkan sumber dana manusia sekaligus meningkatkan pelayanan supaya dapat bersaing dengan kualitas yang dimiliki oleh bank syariah asing."Kalau tidak mengembangkan pelayan dan sumber daya manusia, kita hanya jadi penonton di negeri sendiri," ujarnya.Dia mengatakan saat ini pihaknya terus mendorong daya saing perbankan syariah dengan mengadakan pelatihan pembiayaan syariah untuk mencipatakan efisisensi. Pelatihan-pelatihan tersebut dilakukan supaya bank syariah dapat bersaing dengan bank syariah asing."Kami sudah minta kepada bank syariah untuk bersiap diri, apalagi sebentar lagi juga ada Masyarakat Ekonomi Asean dimana bank juga harus bersaing," katanya.Belum lama ini, BI memberikan izin kepada Malayan Banking Bhd (Maybank) Indocorp untuk dikonversi menjadi bank syariah. Bank asal Malaysia tersebut telah beroperasi sejak 11 Oktober 2010.(yn)

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup