Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Tol Trans Jawa Tembus 79.045

Polri mengungkapkan kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Tol Trans Jawa sudah mencapai 79.045 kendaraan.
Atas diskresi Kepolisian, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas One Way hari ini, Jumat (05/04), sejak pukul 21.50 WIB dari KM 72 Cikampek (Jalan Tol Cipali) s.d KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang / JASA MARGA
Atas diskresi Kepolisian, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas One Way hari ini, Jumat (05/04), sejak pukul 21.50 WIB dari KM 72 Cikampek (Jalan Tol Cipali) s.d KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang / JASA MARGA

Bisnis.com, JAKARTA--Polri mengungkapkan kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Tol Trans Jawa sudah mencapai 79.045 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan masuk ke Jakarta sebanyak 25.039 kendaraan per hari Rabu 26 Maret 2025.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 Kombes Jansen Avitus Panjaitan menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalulintas mulai hari ini Kamis 27 Maret 2025 untuk mengantisipasi kepadatan lalulintas di sejumlah ruas jalan tol.

"Kami telah menyiapkan rekayasa lalulintas, sistem one way lokal dan skema contraflow di ruas jalan tol," tuturnya di Jakarta, Kamis (27/3).

Selain itu, dia juga mengimbau kendaraan sumbu tiga ke atas agar tidak beroperasi mulai 24 Maret-8 April 2025. Jika masih tetap beroperasi, dia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tilang.

"Kecuali kendaraan logistik yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya," katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat yang telah melakukan perjalanan mudik untuk berhati-hati dan menjaga kondisi fisik serta kondisi kendaraan agar tetap prima.

"Serta juga memanfaatkan rest area secara efektif untuk beristirahat. Selain itu, warga juga harus memastikan saldo pada uang elektronik cukup guna memperlancar transaksi di jalan tol," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper