Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prabowo Sebut Hanya Orang Depresi yang Menuduh Demokrasi RI Terancam

Prabowo Subianto mempertanyakan tudingan demokrasi terancam di bawah kepemimpinannya.
Calon Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam Qatar Economic Forum di Doha, Qatar pada Rabu (15/5/2024). Lebih dari 1.000 petinggi korporasi dan pemerintahan hadir dalam rangkaian pertemuan ekonomi itu. - Bloomberg/Christopher Pike
Calon Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam Qatar Economic Forum di Doha, Qatar pada Rabu (15/5/2024). Lebih dari 1.000 petinggi korporasi dan pemerintahan hadir dalam rangkaian pertemuan ekonomi itu. - Bloomberg/Christopher Pike

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto menepis tudingan soal demokrasi Indonesia di Qatar Economic Forum pada Rabu (15/5/2024).

Prabowo membantah bahwa Indonesia akan berada di bawah bayang-bayang demokrasi terancam saat dirinya menjabat bersama dengan Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menegaskan bahwa ia tidak pernah mendengar kekhawatiran dari masyarakat Indonesia.

"Siapa yang mengkhawatirkan itu? Saya ikut pemilu empat kali. Saya mendatangi rakyat saya, saya tanya kekhawatiran mereka. Selama tiga pemilu, mereka tidak memberikan kepercayaan pada saya. Namun kali ini mereka memberikan kepercayaan pada saya. Lalu di mana kekhawatiran mengenai demokrasi tersebut?" jawab Prabowo seperti yang dikutip dari Youtube Qatar Economic Forum.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa isu demokrasi terancam dibuat oleh orang-orang yang depresi.

"Kekhawatiran mengenai demokrasi, saya kira dibuat oleh orang yang depresi," kata Prabowo lagi.

Sejalan dengan itu, Prabowo juga berjanji tidak akan memakai gaya militer saat menjabat sebagai Presiden periode 2024-2029 nanti.

Prabowo mengakui bahwa dirinya sudah 24 tahun berkarir di militer, namun hal tersebut tidak akan mempengaruhi setiap kebijakan yang akan dibuat saat menjabat menjadi Presiden.

Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya bakal fokus memperbaiki dan menjaga iklim demokrasi di Indonesia agar masyarakat bisa aman dan nyaman.

"Anda tahu, saya sudah keluar dari militer selama mungkin lebih dari 25 tahun. Jadi menurut saya hanya itu yang anda sebut militeristik, ini tidak relevan, itu tidak ada hubungannya dengan apa pun," katanya.

Prabowo mengakui bahwa dirinya sangat menghormati dan menghargai demokrasi Indonesia. Prabowo pun memberikan contoh bahwa dirinya sudah empat kali mengikuti kontestasi pemilu di Indonesia. 

"Di mana kekhawatiran terhadap demokrasi itu? Menurut saya, ini adalah dibuat-buat oleh segelintir orang. Saya akan bekerja sangat keras agar tidak mengecewakan rakyatku," katanya.

Prabowo memastikan bahwa dirinya akan menjadi diri sendiri dan tidak terpengaruh gaya kepemimpinan militer, agar rakyat Indonesian semakin sejahtera dan makmur.

"Saya akan menjadi diri saya sendiri dengan tulus. Itu berarti setia pada prinsip, nilai, cita-cita sebagai seorang patriot. Nilai utama saya adalah kesejahteraan rakyat saya. Rakyatku harus aman, tidak boleh lapar dan harus mempunyai kehidupan yang baik. Itulah impian setiap patriot di setiap negara di dunia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper