Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jokowi Mulai Ancang-ancang Hadapi Potensi Subsidi Energi Jebol

Pemerintah segera membahas mengenai pembengkakkan subsidi energi yang berimbas akibat konflik Iran-Israel usai menutup semester I/2024.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers usai meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2024)./ BISNIS - Akbar Evandio
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers usai meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2024)./ BISNIS - Akbar Evandio

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa pemerintah segera membahas mengenai pembengkakkan subsidi energi yang berimbas akibat konflik Iran-Israel usai menutup semester I/2024

Hal ini disampaikannya usai menghadiri rapat terbatas terkait dengan situasi global akibat konflik Iran-Israel bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah menteri dan Gubernur Bank Indonesia di Istana Negara, Selasa (16/4/2024).

“Akan dilakukan setelah Juni,” ujarnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (16/4/2024).

Meski begitu, Airlangga mengamini bahwa telah membahas secara umum mengenai potensi subsidi energi yang membengkak akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah tersebut.

“[Tadi sudah] dibahas [sedikit soal subsidi energi yang membengkak],” pungkas Airlangga.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri dan Gubernur Bank Indonesia untuk melaksanakan rapat terbatas terkait dengan situasi global akibat konflik Iran-Israel di Istana Negara, Selasa (16/4/2024).

Menurut pantauan Bisnis, secara berurutan tokoh-tokoh yang hadir di kompleks Istana Kepresidenan tiba pada pukul 09.32 WIB.

Mulai dari Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper