Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indonesia Sambut Resolusi DK PBB Gencatan Senjata di Gaza Selama Ramadan

Kemlu RI menyambut baik DK PBB yang berhasil mengadopsi resolusi gencatan senjata di Gaza selama Ramadan
Indonesia Sambut Resolusi DK PBB untuk Gencatan Senjata di Gaza Selama Ramadan. Warga Palestina berbuka puasa dalam kondisi yang sulit di kamp pengungsi Jabalia pada hari pertama bulan suci Ramadan di Gaza pada 11 Maret 2024./Reuters
Indonesia Sambut Resolusi DK PBB untuk Gencatan Senjata di Gaza Selama Ramadan. Warga Palestina berbuka puasa dalam kondisi yang sulit di kamp pengungsi Jabalia pada hari pertama bulan suci Ramadan di Gaza pada 11 Maret 2024./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyambut baik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang berhasil mengadopsi resolusi gencatan senjata di Gaza selama Ramadan. 

Indonesia juga berharap resolusi gencatan senjata di Gaza tersebut mengikat secara hukum dan dapat diimplementasikan sesegera mungkin. 

"Indonesia menyambut baik adopsi Resolusi DK PBB 2728 (2024) yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza. Indonesia menyerukan agar resolusi yang mengikat secara hukum ini segera diimplementasikan oleh seluruh pihak," kata pernyataan resmi Kemlu RI, pada Selasa (26/3/2024). 

Sementara itu, Hamas juga telah menerbitkan pernyataan resmi terkait, setelah adanya resolusi DK PBB itu di saluran resmi Telegram, pada Senin (25/3/2024). 

Hamas menyambut baik seruan DK PBB untuk segera melakukan gencatan senjata dan menekankan perlunya menerapkan gencatan senjata permanen, menarik seluruh pasukan Israel dari Gaza dan memulangkan para pengungsi ke tempat tinggal mereka. 

"Kami menegaskan bahwa kami siap untuk segera berpartisipasi dalam tahanan pertukaran yang akan mengarah pada pembebasan sandera dan tahanan Palestina,” tulis Hamas dalam dokumen yang diterbitkan, dilansir TASS, Selasa (26/3/2024). 

Selain itu, Hamas juga meminta DK PBB untuk menekan Israel agar menghormati resolusi gencatan senjata dan mengakhiri perang. 

Pihak Hamas juga berterima kasih kepada negara-negara yang berpartisipasi dalam penyusunan resolusi tersebut untuk mendukung hidup rakyat Palestina.

Seperti diketahui, DK PBB secara resmi mengadopsi resolusi yang menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza selama Ramadan, pada 25 Maret 2024.

Sebanyak 14 negara anggota DK PBB termasuk Rusia, China, Inggris dan Prancis, memberikan suara mendukung resolusi tersebut. Sedangkan, hanya Amerika Serikat (AS) yang abstain.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper