Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Golkar sudah Minta Jatah 5 Kursi Menteri, Gibran Malah Bilang Begini

Wali Kota Solo sekaligus Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, memberikan komentar tentang Golkar yang minta minimal 5 kursi Menteri.
Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyapa petugas KPPS usai menggunakan hak pilihnya di TPS 34 di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (14/2/2024). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyapa petugas KPPS usai menggunakan hak pilihnya di TPS 34 di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (14/2/2024). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA - Wali Kota Solo sekaligus Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, memberikan komentar tentang Golkar yang minta minimal 5 kursi Menteri.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berharap mendapatkan sedikitnya lima kursi menteri di kabinet paslon capres dan cawapres Prabowo Gibran.

Hal itu disampaikan Airlangga karena Golkar menang Pemilu di 15 dari total 38 provinsi.

Ditanya terpisah, Gibran memberikan respons yang masih terdengar seperti teka-teki soal "permintaan" Ketum Golkar tersebut.

“Ya nanti dibicarakan lagi ya, kamikan fokus 20 Maret, hasilnya apa. Masalah menteri dan lain-lain nanti bisa dibicarakan lagi, didiskusikan lagi,” jelas Gibran ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Senin (18/3/2024) pagi.

Menurut Gibran, Prabowo-lah yang berhak menentukan siapa Menteri-Menteri yang akan mengisi kabinetnya.

“Nanti dibicarakan lagi, didiskusikan lagi dengan Pak Prabowo. Beliau selaku calon presiden yang menentukan,” papar dia.

Ketika ditanya apakah sudah ada pembicaraan soal siapa yang mengisi kursi Menteri nantinya, Gibran mengaku belum ada pembicaraan ke sana.

Seperti diketahui, Prabowo-Gibran menjadi paslon dengan suara terbanyak baik versi quick count atau real coubt KPU. Bahkan, beberapa provinsi di Indonesia telah menyatakan kemenangan pasangan Capres dan Cawapres ini.

Meski demikian, KPU baru akan mengumumkan hasil resminya pada 20 Maret 2024 mendatang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper