Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

CEK FAKTA: Iringan Kendaraan Tempur TNI untuk Amankan Demo Bawaslu?

Sebuah video iring-iringan kendaraan tempur (ranpur) milik TNI viral di media sosial X dengan narasi adanya penerapan darurat keamanan nasional. Ini Faktanya.
Ilustrasi kendaraan tempur TNI - Prajurit TNI mengecek kendaraan tempur saat siaga pengamanan KTT ke-43 ASEAN di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/9/2023). ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Dhoni Setiawan/aww.
Ilustrasi kendaraan tempur TNI - Prajurit TNI mengecek kendaraan tempur saat siaga pengamanan KTT ke-43 ASEAN di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/9/2023). ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Dhoni Setiawan/aww.

Bisnis.com, JAKARTA — Sebuah video iring-iringan kendaraan tempur (ranpur) milik TNI mencuat di media sosial X (sebelumnya Twitter) dengan narasi adanya penerapan darurat keamanan nasional. 

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun @Boediantar4 kemarin, Senin (26/2/2024). Pemilik akun menarasikan bahwa iring-iringan ranpur TNI di jalanan sekitar kawasan M.H Thamrin, Jakarta Pusat itu terkait dengan demo di sekitar kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). 

"Ada apa ini??? Apa mau diterapkan DARURAT KEAMANAN NASIONAL? Kalau iya, Semakin kebangetan JOKOWI... RAKYAT bakal dibenturkan dengan TNI (26 feb, 13.30 DEMO di BAWASLU)," demikian bunyi unggahan akun @Boediantara4 yang kini sudah dihapus itu. 

Cuitan @Boediantar4 di X itu telah mendapatkan 1.556 kali diunggah ulang (repost), disukai (likes) sebanyak 2.951 kali. 

Menanggapi cuitan tersebut, Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (AD) mengklarifikasi bahwa iring-iringan ranpur TNI itu merupakan video parade alutsista TNI pada 5 Oktober 2023 lalu. Video itu diambil dalam rangka HUT TNI ke-78. 

Oleh sebab itu, video yang mencuat di X itu bukan terkait dengan pengamanan Pemilu atau demo di depan Bawaslu. 

TNI AD melalui akun X @tni_ad juga menyebut bahwa akun mereka diblokir oleh akun @Boediantar4 yang mengunggah konten yang dimaksud. 

Secara terpisah, melalui pernyataan resmi di situs resmi tniaad.mil.id, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyebut narasi yang digunakan oleh @Boediantar4 dalam video tersebut provokatif. 

Kristomei membantah keras cuitan dan video yang diunggah @Boediantar4 dan menyebut narasi tersebut hoaks dan berpotensi menyesatkan. 

"Untuk itu, masyarakat kami himbau agar tidak mudah terprovokasi isu isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan dapat menyesatkan opini masyarakat," kata Kristomei, dikutip Bisnis, Selasa (27/2/2024).

Sumber utama:

https://archive.ph/X37lZ

Sumber klarifikasi TNI:

- https://twitter.com/tni_ad/status/1762325380365766824

https://tniad.mil.id/klarifikasi-tni-ad-terkait-cuitan-hoax-video-iring-iringan-ranpur-tni-di-jalan-raya/


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper