Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Khofifah Sentil Cak Imin di Harlah Muslimat NU: Saya NU Asli!

Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menjawab pernyataan calon wakil presiden alias cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar.
Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Harlah Muslimat NU./Bisnis Indonesia-Choirul Anam
Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Harlah Muslimat NU./Bisnis Indonesia-Choirul Anam

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menjawab pernyataan calon wakil presiden alias cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, tentang status ke-NU-annya.

Khofifah bahkan mengaku senang telah dianggap sebagai warga NU asli oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf (Gus Ipul).

Penyebabnya, dia mengatakan bahwa belum lama ini ada seseorang yang meragukan ke-NU-an miliknya. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Hari Lahir ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (20/1/2024).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Sekjen PBNU Gus Ipul secara khusus bersama Kiai Yahya Cholil. Beliau sampaikan kalau ke-NU-an Khofifah katanya asli," katanya dalam forum tersebut.

Khofifah pun melanjutkan bahwa dirinya memang tak memiliki wewenang untuk menghitung apakah dirinya NU asli apa bukan. 

Oleh sebab itu, Gubernur Jawa Timur itu pun bertanya kepada para warga Muslimat yang hadir apakah NU-nya asli apa tidak.

"Saya enggak pada maqomnya ngitung. NU-nya saya asli apa tidak?" tanya Khofifah yang dijawab asli oleh para partisipan.

Di sisi lain, Khofifah turut menjelaskan alasan peringatan Harlah ke-78 Muslimat digelar pada Sabtu (20/1). Padahal, Muslimat NU resmi berdiri pada 29 Maret 1946.

Menurutnya, selama ini peringatan harlah selalu mengacu pada kalender hijriah, yakni pada 26 Rabiul Akhir. Jika disesuaikan dengan kalender masehi pada saat itu, maka dinilainya harlah sudah dimulai sejak November 2023.

"Kita ambil tengah-tengahnya dengan nyambung dengan Harlah NU. NU lahir hijriahnya 16 Rajab. Kalau masehinya 31 Januari. Jadi nyekrub dengan Harlah NU," pungkas Khofifah.

Sekadar informasi, Ketua Umum PKB sekaligus calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sempat menyinggung meragukan 'ke-NU-an' pihak yang tak mendukung dirinya dan Anies Baswedan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper