Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ade Armando sudah Minta Maaf kepada Warga Yogyakarta, tapi Netizen Tuntut PSI Klarifikasi Juga

Politikus PSI, Ade Armando, sudah meminta maaf atas pernyataannya yang menimbulkan kegaduhan.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terpilih Kaesang Pangarep menyampaikan orasi politiknya dalam Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI di Jakarta, Senin (25/9/2023). Kaesang menggantikan ketua umum periode sebelumnya Giring Ganesha yang diangkat menjadi anggota dewan pembina partai berlambang bunga mawar itu. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terpilih Kaesang Pangarep menyampaikan orasi politiknya dalam Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI di Jakarta, Senin (25/9/2023). Kaesang menggantikan ketua umum periode sebelumnya Giring Ganesha yang diangkat menjadi anggota dewan pembina partai berlambang bunga mawar itu. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Bisnis.com, SOLO - Politikus PSI, Ade Armando, sudah meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta atas pernyataannya yang menimbulkan kegaduhan.

Akan tetapi, netizen ternyata belum puas dengan permintaan maaf Ade Armando. Di Twitter, mereka meminta PSI melakukan hal yang sama.

Seperti diketahui, Ade Armando viral lantaran menyinggung Yogyakarta sebagai pusatnya politik dinasti di Indonesia.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, mengatakan cukup tersinggung dengan pernyataan politikus PSI tersebut.

“Saya sebagai rakyat Jogja  tersinggung jika pak Ade Armando berstatement kurang pantas seperti itu. Saya minta pak Ade Armando minta maaf dan belajar ulang tentang demokrasi dan sejarah NKRI,” tegas Huda, Minggu (3/12/2023).

Bukan hanya Huda, di Twitter banyak netizen yang juga protes tentang pernyataan Ade yang dianggap melecehkan budaya Yogyakarta.

Imbasnya, aksi "Tangkap Ade Armando" pun beredar di media sosial Twitter. Tapi pada Senin, 4 Desember 2023 dini hari WIB, Ade Armando sudah meminta maaf.

"Melalui video ini, saya ingin mengajukan permintaan maaf sebesar-besarnya, seandainya video saya yang terakhir soal politik dinasti telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Ade Armando.

"Saya sudah mendengar ada aksi tangkap Ade Armando dan rencana untuk mendatangi PSI Yogyakarta. Saya ingin sampaikan, aoa yang saya katakan di video tersebut adalah sepenuhnya pandangan saya, sikap politik saya," ia menambahkan.

Namun yang jadi persoalan, Ade menyebut jika permintaan maafnya ini adalah arahan dari PSI yang diterima oleh netizen sebagai "bukan inisiatifnya sediri".

"Ini tidak ada hubungannya dengan pandangan politik dan policy dari DPP PSI dan DPW PSI Yogyakarta. Itu sepenuhnya karena pandangan saya."

"Tapi karena itu, mengikuti arahan dari DPP PSI, saya mengajukan permohonan maaf sebesar-besarnya pada segenap pihak bila video tersebut telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan," ujarnya.

Inilah yang membuat netizen menuntut PSI turun sendiri untuk turut mengklarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta atas kasus ini.

"Orang ini membuat video permintaan maaf atas arahan DPP, bukan inisiatif sendiri," tulis salah satu netizen.

Yang lainnya meminta agar PSI juga memberikan klarifikasi tentang posisi Ade Armando dan segala pernyataan yang telah membuatnya diprotes netizen.

"Jika DPP maupun DPW PSI menghargai masyarakat Yogya, seharusnya mereka membuat statement tegas menyesalkan ungkapan Ade Armando," tambah yang lainnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper