Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Surya Paloh Sentil Perilaku Penguasa Tak Adil: Kita Tidak Bisa Diam!

Surya Paloh mengatakan bahwa Nasdem tidak bisa diam melihat tingkah laku penguasa yang tidak adil.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap respon Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas kritikan revolusi mental yang disampaikannya saat keduanya bertemu di Istana Negara pada Senin (17/7/2023). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap respon Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas kritikan revolusi mental yang disampaikannya saat keduanya bertemu di Istana Negara pada Senin (17/7/2023). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh menyampaikan bahwa fairness atau rasa keadilan harus diutamakan dalam sebuah kompetisi.

Dia mengatakan, hukum, ketentuan dalam perundang-undangan dan lembaga peradilan pun adalah manifestasi dari keadilan.

Oleh karena itu, sikap penguasa yang berlaku tidak adil demi kepentingan tertentu dan kepentingan kelompoknya tidak boleh didiamkan.

“Kita tak bisa diam ketika ada penguasa kekuasaan yang berlaku tidak adil demi kepentingan tertentu, demi kepentingan kelompoknya,” katanya saat menyampaikan pidato dalam rangka HUT ke-12 Partai Nasdem, Sabtu (11/11/2023).

Dia mengatakan, kenyataan apapun, baik itu pahit, getir, maupun duka, dapat diterima jika hal tersebut lahir dari nilai atau perilaku yang berasaskan keadilan, kepatutan, dan kepantasan.

“Sebaliknya, mau sejahtera apapun, semakmur apapun suatu bangsa jika tidak ada keadilan di dalamnya maka gugatan demi gugatan lah yang akan terus datang silih berganti,” katanya.

Menurutnya, seorang pemimpin seharusnya adalah mereka memegang konstitusi lebih erat, dibandingkan dengan ikatan paling primer yang ada dalam dirinya.

Hal ini dikarenakan banyaknya penyelewengan kekuasaan yang dilakukan belakangan ini dan menurut Surya Paloh kondisi tersebut semakin memprihatinkan.

“Kita berada pada compang camping etika dalam kehidupan berbangsa, kita sedang menyaksikan ciri-ciri kemunafikan bekerja, mereka yang berusaha menghindari kejahatan dengan melangkah menuju kejahatan lain yang berlawanan,” tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper