Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Respons Kapolri soal Dugaan Pemerasan Oleh KPK di Kementan

Kapolri bakal melakukan verifikasi mengenai dugaan pemeriksaan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan perkara Kementerian Pertanian.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (dua kanan) saat menyampaikan konferensi pers usai meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan dan Mapolres Tapanuli Selatan di Medan, Sumatera Utara, Rabu (5/7/2023). ANTARA/Munawar Mandailing/aa.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (dua kanan) saat menyampaikan konferensi pers usai meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan dan Mapolres Tapanuli Selatan di Medan, Sumatera Utara, Rabu (5/7/2023). ANTARA/Munawar Mandailing/aa.

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal melakukan verifikasi atas dugaan pemeriksaan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan perkara dugaan korupsi pada Kementerian Pertanian (Kementan).

"Nanti akan kita cek di polda, nanti setelah itu kita akan berikan rilis," ujar Listyo kepada wartawan, Kamis (5/10/2023).

Sebelumnya, beredar surat panggilan kepolisian kepada sopir dan ajudan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan KPK dalam penanganan perkara di Kementan.

Kabar tersebut termuat dalam surat Polda Metro dengan No:B/10339 MII/RES.3.3./2023/Ditreskrimsus yang diperuntukkan kepada sopir Mentan bernama Heri, sedangkan untuk ajudannya bernama Panji Harianto termaktub dalam surat No:B/10338 MII/RES.3.3./2023/Ditreskrimsus. 

Dalam dokumen tersebut, keduanya diminta untuk memberikan keterangan pada 28 Agustus 2023. Di sisi lain, Pengacara Mentan SYL, Febri Diansyah menyampaikan belum diminta untuk menyampaikan perkara surat pemanggilan itu.

"Tadi belum ada poin itu yang dimintakan kepada kami untuk dijelaskan ke publik saat ini," ujar Febri di NasDem Tower Rabu (4/10/2023).

Sebagai informasi, Syahrul hari ini memiliki beberapa agenda mulai dari bertemu dengan pegawai Kementan pada pukul 09.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan ke Polda Metro Jaya pada pukul 11.00 WIB.

Hanya saja, hingga saat ini pukul 12.20 Syahrul belum tiba di Polda Metro Jaya. Adapun, agenda terakhir dikabarkan SYL akan menemui Presiden Joko Widodo di Istana.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper