Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Partai Gelora Deklarasi Prabowo Capres pada 2 September

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia akan mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2024 pada Sabtu (2/9/2023).
Partai Gelora Deklarasi Prabowo Capres pada 2 September. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo menyapa para relawannya dari atas mobil usai meresmikan Rumah Relawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (15/8/2023). JIBI-Bisnis/Surya Dua Artha Simanjuntak
Partai Gelora Deklarasi Prabowo Capres pada 2 September. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo menyapa para relawannya dari atas mobil usai meresmikan Rumah Relawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (15/8/2023). JIBI-Bisnis/Surya Dua Artha Simanjuntak

Bisnis.com, JAKARTA – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia akan mendeklarasikan dukungan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2024 pada Sabtu (2/9/2023).

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik menjelaskan, deklarasi ini akan digelar di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

"Deklarasi Partai Gelora Indonesia mendukung Prabowo Subianto sebagai capres akan dilaksanakan pada Sabtu, 2 September 2023," kata Sidik dalam keterangannya, Senin (28/8/2023).

Dia menjelaskan, acara deklarasi ini akan dihadiri langsung oleh Prabowo. Selain itu, Gelora juga undang para elite partai politik lain pendukungan pencapresan Prabowo.

Mereka adalah elite Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan partai politik yang akan masuk barisan koalisi.

Sidik mengatakan, seluruh pengurus Gelora tingkat pusat hingga provinsi juga akan hadir secara langsung dalam deklarasi dukungan ke ketua umum Partai Gerindra itu.

"Dan diikuti pula oleh seluruh pimpinan kota/kabupaten melalui aplikasi daring," katanya.

Sebelumnya, Sidik menjelaskan kedekatan dan kesamaan visi-misi menjadi alasan pihaknya dukung pencapresan Prabowo Subianto, bukan Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo.

Menurutnya, setidaknya ada dua alasan Partai Gelora menjatuhkan pilihan dukungan pencapresan ke Prabowo bukan ke Anies atau Ganjar. Pertama, terkait kedekatan personal dengan ketua umum Partai Gerindra itu.

"Komunikasi dan kerja sama kami, terutama unsur pimpinan Gelora dengan Pak Prabowo, terjalin sudah lama ya. Sudah saling kenal, sudah tahu cara kerja masing-masing sejak 2014 sebenarnya, sampai sekarang," ucap Sidik di Media Center Gelora, Jakarta Selatan, Sabtu (19/8/2023).

Kedua, terkait kesamaan visi-misi antara Gelora dengan Prabowo. Menurutnya, kedua pihak sama-sama ingin membawa Indonesia menjadi lima besar kekuatan dunia atau negara super power baru.

"Itu bertemu dengan visi-misi Pak Prabowo sejak pemilu lalu, Indonesia Macam Asia, dan sekarang dengan menyongsong Indonesia Emas 2045 sebagai kekuatan dunia baru juga. Jadi kesamaan visi itulah yang sebenarnya mengikat, menyatukan, kami di Gelora dan Gerindra ini," jelas Sidik.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper