Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Oleh-Oleh Jokowi dari Papua Nugini: Kerja Sama Ekonomi Hingga Hilirisasi

Jokowi meyakini akan ada kerja sama konkret antara kedua negara usai pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape di APEC Haus.
Oleh-Oleh Jokowi dari Papua Nugini: Kerja Sama Ekonomi Hingga Hilirisasi / Setpres
Oleh-Oleh Jokowi dari Papua Nugini: Kerja Sama Ekonomi Hingga Hilirisasi / Setpres

Bisnis.com, BANYUASIN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai hubungan Indonesia dan Papua Nugini semakin baik.

Dia pun meyakini akan ada kerja sama konkret antara kedua negara usai pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape di APEC Haus, pada Rabu (5/7/2023).

Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan pers usai melakukan peninjauan ladang jagung di kawasan food estate, Keerom, Papua, Kamis (6/7/2023). 

“Nanti [kerja sama] kedua Negara akan direalisasikan dalam kegiatan yang kongkrit, misalnya pembuataan zona ekonomi di border di zona perbatasan,” katanya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (6/7/2023).

Orang nomor satu di Indonesia itu memerinci bahwa perdagangan Indonesia-Papua Nugini pada 2022 meningkat tajam hingga mencapai US$307 juta.

Adapun nilai total perdagangan Indonesia-Papua Nugini pada 2022 tercatat hingga US$307 juta, dengan rincian ekspor RI sejumlah US$244 juta dan ekspor Papua Nugini US$63 juta, dimana Indonesia mengalami surplus hingga US$181 juta.

“Nah, kalau di titik lain dikembangkan zona ekonomi seperti itu, maka ekonomi [kedua Negara akan baik itu yang kita tawarkan dan Papua Nugini pun setuju,” tuturnya.

Kedua, Kepala Negara mengaku membawa oleh-oleh terkait dengan pembahasan mineral, apalagi dinilainya Indonesia—Papua Nugini memiliki potensi mineral yang melimpah.

“Papua Nugini pun ingin [bekerja sama] karena melihat stok nikel di Indonesia memberi nilai tambang yang besar sekali sampai 30 kali, sehingga PNG ingin melihat step di Indonesia seperti apa dan kita terbuka untuk itu,” imbuhnya.

Presiden Ke-7 RI itu pun mempersilakan Pemerintahan Papua Nugini untuk melihat hilirisasi (downstream) industri di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Morowali, Wedabe, Gresik, hingga Bintan. Menurutnya, Tanah Air selalu terbuka apabila pengajuan kerja sama dari berbagai Negara.

“Silakan melihat downstream industri di Morowali, di Wedabe juga untuk nikel, untuk cooper di Gresik yang dari freeport atau bauksit di Bintan," katanya.

Dia pun melanjutkan bahwa setiap Negara, khususnya Papua Nugini dapat beraliansi dengan ragam pihak apabila ingin melakukan kerja sama dengan Indonesia di bidang hilirisasi industri.

"Semuanya kesempatan yang ada akan kita buka, kalau mau kerja sama bisa dengan BUMN bisa, private sector bisa tidak kerja sama pun bisa kita terbuka untuk kemajuan bersama, terutama untuk global south.Ini penting untuk kita gelang bersama,” pungkas Jokowi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper