Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Akun Youtube Trump yang Dibekukan Muncul, Apa Isinya?

Unggahan yang diberi judul “I’M BACK!” tersebut memperlihatkan video mengumumkan terpilihnya Trump sebagai Presiden AS.
Donald Trump./Istimewa
Donald Trump./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah Video pada Youtube dan Facebook miliknya pada Jumat (17/3/2023).

Unggahan yang diberi judul “I’M BACK!” tersebut memperlihatkan video CNN yang saat itu mengumumkan terpilihnya Trump sebagai Presiden AS dalam pemilihan 2016 melawan Hillary Clinton. Usai cuplikan tersebut ditayangkan, sisa beberapa detik terakhir dari video menunjukkan layar putih dengan kutipan “Trump Make America Great Again 2024.”

"Maaf membuat Anda menunggu," kata Trump dalam video tersebut.

Dilansir Reuters pada Senin (20/3/2023), YouTube Alphabet Inc (GOOGL.O) telah mengaktifkan saluran Trump kembali pada Jumat (17/3/2023). Meta Platforms Inc (META.O) pun telah kembali memberi akses dan memulihkan akun Facebook dan Instagram Trump pada awal tahun ini.

Bukan hanya itu, pemilik baru platform Twitter Elon Musk telah memulihkan akun milik Trump pada November lalu. Hanya saja, hingga saat ini, Trump belum melakukan unggahan pada akun Twitternya.

Kembalinya Trump, membuka akses yang memberinya akses untuk menggalang dana politik, yang memungkinkan dia untuk mencapai gabungan 146 juta pengikut di tiga platform utama ketika dia kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2024.

"Kami dengan hati-hati mengevaluasi risiko lanjutan dari kekerasan dunia nyata, sambil menyeimbangkan kesempatan bagi pemilih untuk mendengar secara setara dari kandidat nasional utama menjelang pemilihan," kata YouTube dalam sebuah tweet, mengacu pada langkahnya untuk memulihkan akunnya.

Pada bulan Januari, juru bicara kampanyenya mengatakan kepada Fox News Digital bahwa kembali ke Facebook akan menjadi alat penting untuk kampanye 2024 untuk menjangkau pemilih.


Selama akun media sosialnya di Meta dan Twitter dibekukan, mantan presiden tersebut mendirikan platform media sosialnya sendiri yang diberi nama Truth Social pada akhir 2021. Media sosial tersebut merupakan akses yang digunakan untuk berkomunikasi dengan para pendukungnya.


Pengaktifan akun media sosial Trump dilakukan setelah adanya larangan selama 2 tahun, akibat pelanggaran yang dilakukan olehnya, yaitu menghasut kekerasan. 


Hal tersebut terjadi usai para pendukungnya menyerbu Capitol AS saat Kongres mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden tahun 2020.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper