Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KBRI Ankara Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk WNI Korban Gempa Turki

KBRI Ankara salurkan kembali bantuan logistik dari Indonesia untuk WNI terdampak gempa bumi Turki. 
KBRI Ankara Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk WNI Korban Gempa Turki. Petugas penyelamat mencari korban selamat di tengah reruntuhan bangunan di Kota Jindayris yang dikuasai pemberontak, Suriah pada 9 Februari. Bloomberg /AFP/Getty Images
KBRI Ankara Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk WNI Korban Gempa Turki. Petugas penyelamat mencari korban selamat di tengah reruntuhan bangunan di Kota Jindayris yang dikuasai pemberontak, Suriah pada 9 Februari. Bloomberg /AFP/Getty Images

Bisnis.com, JAKARTA - Tim KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri kembali mendistribusikan bantuan logistik untuk WNI terdampak gempa di Osmaniye, Nurdagi, Belen, Harsus, Antakya, Herbia, dan Iskanderun, Turki.

Bantuan logistik tersebut disalurkan kembali mengingat terjadinya gempa susulan dengan magnitudo 6,4 yang terjadi pada 20 Februari 2023 lalu.

Diplomat senior Kementerian Luar Negeri RI, Fajar Nuradi yang berada di Hatay mengkoordinasikan upaya perlindungan WNI dan bantuan kemanusian dari Pemerintah Indonesia.

“Pasca gempa besar terakhir, ada permintaan dari WNI di daerah terdampak. Pada umumnya mereka memilih tetap di kota-kota tersebut karena memiliki keluarga berkebangsaan Turki yang harus mereka temani. Namun kita pastikan mereka aman. Hanya membutuhkan dukungan logistik," katanya.

Beberapa jenis bantuan logistik yang diminta oleh WNI di daerah terdampak pasca gempa besar terakhir antara lain genset, selimut, tenda, obat, jaket, alat pemanas dna bahan makanan.

Sementara itu, hingga saat ini, beberapa WNI berada di daerah terpencil guna menghindari reruntuhan gedung di wilayah perkotaan. KBRI Ankara sejak hari pertama gempa, terus memantau kondisi WNI di wilayah terdampak gempa bumi Turki.

Berdasarkan data, dari sekitar 500 WNI, 128 orang telah dievakuasi, 10 orang luka-luka dan masih terus diberikan perawatan. Sebanyak 4 orang WNI meninggal dunia dan sisanya memilih tetap tinggal di pinggiran kota di wilayah sekitar, tetapi membutuhkan dukungan logistik dari KBRI Ankara.

Sekitar 85 orang WNI terdampak juga telah dipulangkan ke Indonesia dengan pesawat garuda Indonesia yang membawa bantuan kemanusiaan pada 22 Februari 2023 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Erta Darwati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper