Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menkes Komentari Film The Last of Us: Pandemi Akibat Jamur Paling Sulit Diatasi

Menkes mengaitkan pandemi Covid-19 dengan film The Last of Us. Menurutnya, pandemi yang paling sulit diatasi adalah yang disebabkan oleh jamur, bukan virus.
Menkes Komentari Film The Last of Us: Pandemi Akibat Jamur Paling Sulit Diatasi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin /Kemenkes RI
Menkes Komentari Film The Last of Us: Pandemi Akibat Jamur Paling Sulit Diatasi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin /Kemenkes RI

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengomentari film The Last of Us yang ramai diperbincangkan karena mengangkat tema virus yang mewabahi manusia. Menkes menyoroti patogen wabah dalam film tersebut yakni jamur.

Menurutnya, tingkat kesulitan mengatasi wabah atau dalam skala tertentu disebut pandemi, ditentukan oleh jenis patogennya.  

"Pandemi yang berpotensi paling sulit diatasi adalah Pandemi yang disebabkan oleh Pathogen-Fungi/Jamur. Bukan yang disebabkan oleh Pathogen-Virus [contohnya Covid), Pathogen-Bakteri [TBC], atau Pathogen-Parasyte [Malaria]," ujarnya usai mengikuti Rakor Transisi Pandemi Covid-19, Kamis (26/1/2023).

Kemudian, Menkes juga mengomentari latar tempat dalam film yang ditayangkan di HBO Go ini yakni awal pandemi dimulai dari Jakarta.

"Kadang-kadang film itu seperti bisa melihat masa depan, semoga tidak," ujarnya.

Adapun, The Last of Us merupakan adaptasi live action dari video gim terbaik yang pernah dibuat. The Last of Us menceritakan kehidupan manusia yang hancur setelah adanya virus yang berbahaya.

Virus kemudian menyebar dan menginfeksi korbannya. Korban yang terinfeksi akan berperilaku agresif. Manusia yang terinfeksi pun akan berperilaku layaknya zombie dan memiliki sifat seperti hewan penyuka darah. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper