Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Australia Barat Dicengkeram Banjir, Antony Albanese Siap Bantu Korban

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan siap memberi dukungan yang diperlukan penduduk negara bagian Australia Barat terdampak banjir.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese/Istimewa
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan, bahwa pemerintahnya siap memberikan dukungan apa pun yang diperlukan bagi penduduk negara bagian Australia Barat yang terdampak banjir. Banjir wilayah itu memecahkan rekor dan mengisolasi warga.

Krisis di Kimberley - area yang hampir tiga kali ukuran Inggris Raya - dipicu minggu ini oleh cuaca buruk Ellie, topan tropis yang membawa hujan lebat ke wilayah yang luas itu.

Melansir laman Channel News Asia, Sabtu (7/1/2023), penduduk setempat terisolasi karena banjir yang ekstrem.

Di antara lokasi yang paling terpukul adalah Fitzroy Crossing, kota berpenduduk sekitar 1.300 orang di mana perbekalan diterbangkan karena banjir.

Bahkan menurut pihak berwenang, itu merupakan rekor terburuk di negara bagian tersebut.

Albanese menambahkan pemerintahnya dengan pemerintah wilayah Australia Barat akan berkoordinasi mengenai krisis di wilayah berpenduduk jarang yang juga mencakup kota resor Broome.

"Banjir ini memiliki dampak yang menghancurkan, banyak dari komunitas bekerja keras, dan sumber dayanya tidak ada di lapangan. Pemerintah saya siap memberikan dukungan apa pun yang diminta," kata Albanese.

Di sisi lain, otoritas darurat Australia Barat mengatakan pesawat Angkatan Pertahanan Australia digunakan untuk membantu komunitas yang dilanda banjir, dan helikopter Chinook dalam perjalanan untuk membantu merelokasi penduduk yang terkena dampak.

Peramal cuaca nasional mengatakan cuaca buruk tidak lagi terjadi di negara bagian itu, tetapi situasinya akan terus dipantau dan peringatan lebih lanjut akan dikeluarkan jika perlu.

Keadaan darurat di ujung barat laut negara itu terjadi setelah banjir yang sering terjadi di Timur Australia selama dua tahun terakhir karena peristiwa cuaca La Nina selama bertahun-tahun, biasanya terkait dengan peningkatan curah hujan. Beberapa daerah telah mengalami empat krisis banjir besar sejak tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper