Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sidang Lanjutan Kasus Brigadir J: Kuat Ma'ruf dan Ricky Jadi Saksi Bharada E

Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf akan bersaksi di sidang Bharada E hari ini, Senin (5/12/2022).
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  08:59 WIB
Sidang Lanjutan Kasus Brigadir J: Kuat Ma'ruf dan Ricky Jadi Saksi Bharada E
Sidang Lanjutan Kasus Brigadir J: Kuat Ma'ruf dan Ricky Jadi Saksi Bharada E. Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Josua, Kuat Maruf menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarat Selatan, Rabu (26/10/2022). JIBI - Bisnis/Lukman Nur Hakim
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kembali menggelar sidang lanjutan perkara kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

“Sidang dengan terdakwa RE, RR, dan KM dengan agenda pemeriksaan saksi,” ujar Humas PN Jaksel, Djuyamto saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

Djuyamto mengatakan bahwa untuk sidang hari ini akan dimulai pada pukul 09.30 WIB di ruang sidang utama PN Jaksel.

Secara terpisah, penasihat hukum dari Bharada E yaitu Ronny Talapessy mengatakan untuk sidang hari ini Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal akan menjadi saksi untuk Bharada E.

“Betul, saksinya Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf,” kata Ronny kepada wartawan.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh penasihat hukum dari Kuat Ma’ruf, Irwan Iriawan mengatakan bahwa kliennya akan menjadi saksi bagi Bharada E dan Ricky Rizal pada hari ini. 

“KM akan bersaksi bagi RE dan RR,”tuturnya.

Sebelumnya, Bharada E menjadi saksi untuk kedua terdakwa tersebut yaitu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf yang berlangsung pada hari Rabu lalu. Pada hari ini, giliran Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf yang menjadi saksi bagi Bharada E.

Sekadar informasi, Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan kepada Brigadir J dan ketiganya melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Ketiganya terancam pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembunuhan Brigadir J Bharada E Ferdy Sambo
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top