Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Survei Indikator: Elektabilitas Anies Naik, Ganjar dan Prabowo Melorot

Elektabilitas Ganjar turun 2,5 persen suara dan Prabowo 1,3 persen jika dibandingkan survei sebelumnya.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  15:15 WIB
Survei Indikator: Elektabilitas Anies Naik, Ganjar dan Prabowo Melorot
Survei Indikator: Elektabilitas Anies Naik, Ganjar dan Prabowo Melorot. JIBI - Bisnis/Pernita Hestin Untari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan penurunan elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Sebaliknya, elektabilitas Anies Baswedan naik.

Dalam simulasi pemilih calon presiden (capres) dengan 33 nama, Ganjar berada di urutan pertama dengan memperoleh 25,9 persen suara. Anies menyusul di urutan kedua dengan perolehan 23,6 persen suara. Urutan ketiga ada Prabowo yang meraih 16,1 persen suara.

Selanjutnya adalah Ridwan Kamil (7,8 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (3,9 persen). Sedangkan sisa nama lainnya memperoleh kurang dari 2 persen suara.

Meskipun elektabilitas Ganjar masih yang tertinggi, tetapi jika dibandingkan survei sebelumnya, mengalami penurunan. Pada survei September, Ganjar memperoleh 28,4 persen suara atau ada penurunan 2,5 persen suara.

Setali tiga uang, pada survei September, Prabowo memperoleh 17,4 persen suara. Artinya adalah elektabilitas Menhan menurun 1,3 persen.

Cerita berbeda dialami Anies, yang malah mengalami peningkatan elektabilitas. Pada survei September, dia memperoleh 18,6 persen suara. Artinya, ada penambahan 5 persen suara.

Melihat hasil itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi berpendapat adanya peralihan pemilih dari Prabowo ke Anies.

“Jadi ketika Anies naik, sebagian mengambil dari captive pemilih Pak Prabowo. Jadi polanya gini, Anies naik, Pak Prabowo turun” ujar Burhanuddin saat pemaparan hasil survei secara daring, Kamis (1/12/2022).

Survei Indikator ini diselenggarakan pada 30 Oktober hingga 5 November 2022 dengan jumlah sampel 1.220 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampel dipilih menggunakan teknik multistage random sampling, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

survei elektabilitas Anies Baswedan ganjar pranowo prabowo subianto
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top