Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jumlah Pengungsi Ukraina di Berlin Semakin Banyak, Jerman Khawatirkan Ini

Saat ini, sekitar 1.000 warga Ukraina tidur di tenda raksasa di pinggiran Berlin pada musim dingin.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 30 November 2022  |  16:46 WIB
Jumlah Pengungsi Ukraina di Berlin Semakin Banyak, Jerman Khawatirkan Ini
Jumlah Pengungsi Ukraina di Berlin Semakin Banyak, Jerman Khawatirkan Ini. Orang-orang berlindung saat sirene serangan udara berbunyi di Kyiv, Ukraina, Sabtu (26/2/2022). REUTERS - Gleb Garanic
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Jerman berjuang menampung para pengungsi Ukraina. Sekitar 1.000 orang tidur di tenda raksasa di pinggiran Berlin pada musim dingin ini. 

Serangan Rusia terus menargetkan infrastruktur energi Ukraina pada musim dingin. Pihak berwenang menyiapkan lebih banyak penampungan darurat untuk mengantisipasi kedatangan pengungsi Ukraina yang diperkirakan mencapai 10.000 orang lagi.  Tecatat, hingga saat ini tak kurang dari 1 juta orang Ukraina telah melarikan diri ke Jerman sejak diinvasi Rusia.

Pada awalnya Jerman menyambut kedatangan pengungsi Ukraina, tetapi sekarang muncul kekhawatiran tentang cara mengendalikan orang sebanyak itu. Sekitar 100 orang Ukraina setiap hari datang ke Berlin, di pusat penerimaan pengungsi utama kota yang berlokasi di tempat bekas bandara.

Manajer operasi, Kleo Tummler mengaku bahwa pengungsi Ukraina kini menjadi sebuah tantangan bagi dirinya dan timnya, seperti dilansir dari BBC, Rabu (30/11/2022).

"Kami dibangun untuk menjaga orang selama beberapa hari. Terkadang, mereka harus tinggal di sini selama 2 pekan, mungkin 3 pekan," katanya.

Tummler dan timnya berkomitmen untuk membuat hidup semudah dan senyaman mungkin bagi para pengungsi di tempat itu.

Mereka mencoba beradaptasi dengan kebutuhan pengungsi, seperti membeli mesin cuci, mencoba memberikan hiburan, dan memperluas fasilitas pendidikan untuk 300 anak di lokasi, yang di antaranya bersekolah melalui tautan video.

Ketakutan dan perpecahan sosial itulah yang dikabarkan diinginkan oleh Vladimir Putin yakni membuat Ukraina tidak dapat dihuni dan mendorong lebih banyak warga mengungsi ke Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina pengungsi
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top