Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rangkuman Perang Rusia VS Ukraina Hari ke-263: Zelensky Makin Optimistis Singkirkan Rusia

Rusia menghancurkan semua infrastruktur penting seperti infrastruktur komunikasi, pasokan air, panas, listrik dan lainnya.
Ileny Rizky
Ileny Rizky - Bisnis.com 13 November 2022  |  17:31 WIB
Rangkuman Perang Rusia VS Ukraina Hari ke-263: Zelensky Makin Optimistis Singkirkan Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky semakin optimistis untuk menyingkirkan Rusia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perang Rusia vs Ukraina  kini memasuki hari ke- 263. Setelah dilaporkan berhasil menguasai 60 pemukiman di wilayah Kherson, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky semakin optimis bahwa pihaknya dapat menyingkirkan Rusia dari negaranya.

Dilansir dari The Guardian pada Minggu (13/11/2022), hingga saat ini Zelensky melaporkan bahwa pasukan pertahanannya telah berhasil  merebut kembali lebih dari 60 pemukiman di wilayah Kherson.

Selain itu, Zelensky juga terus mengupayakan  langkah-langkah stabilisasi.  Kemudian, Presiden Ukraina itu juga menginformasikan bahwa pekerjaan ranjau sedang berlangsung di wilayah yang dibebaskan.

"Di berbagai wilayah yang dibebaskan, teknisi bahan peledak kami memiliki banyak tugas pekerjaan yang harus dilakukan. Hampir 2.000 bahan peledak telah disingkirkan," kata Zelensky.

Zelensky mengungkapkan bahwa sebelum melarikan diri dari Kherson, Rusia menghancurkan semua infrastruktur penting seperti infrastruktur komunikasi, pasokan air, panas, listrik dan lainnya.

Meskipun demikian, presiden Ukraina itu berpesan kepada warganya untuk tetap sabar dan selalu waspada. Zelensky yakin bahwa usaha yang dilakukan mereka itu akan membuahkan hasil yang maksimal.

"Tapi kami akan mengembalikan semuanya. Percayalah padaku. Meskipun butuh waktu untuk ini, sudah jelas bagi semua orang bahwa hasilnya akan menjadi milik kita, Ukraina," kata Zelensky, dikutip dari Glavcom, Minggu (13/11/2022).

"Mohon warga Kherson yang terkasih, berhati-hatilah dan laporkan kepada polisi atau petugas penyelamat tentang semua benda mencurigakan yang Anda lihat," sambungnya.

Disamping itu, Walikota Novaya Kakhovka Volodymyr Kovalenko menyampaikan bahwa penduduk Novaya Kakhovka merasa sangat iri lantaran wilayahnya masih diduduki oleh Rusia. 

Kovalenko mengatakan bahwa warga Kherson beruntung karena berhasil dibebaskan dari Rusia. Tak hanya itu, dia juga khawatir tentang apa yang akan terjadi pada kota mereka selama pertempuran masih berlangsung.

"Orang-orang Novokakhov iri pada orang-orang Kherson. Tapi sekarang mereka berpikir tentang apa yang akan terjadi pada kota mereka yang dibentengi kuat oleh penjajah, berapa banyak yang akan dihancurkan, apakah pasukan kita akan masuk dari arah Melitopol atau dari arah lain. Semua orang ingin perang ini akan berakhir dengan cepat," katanya.

“Bahkan ada warga yang usul kepada saya agar kami memulai petisi kepada presiden. Mereka meminta pasukan kami untuk tidak berhenti menyerang penjajah. Tetapi semuanya tidak sesederhana itu," kata walikota Novaya Kakhovka.

Rangkaian peristiwa perang Rusia vs Ukraina di hari ke- 263:

– Warga Ukraina bahagia atas mundurnya Rusia dari Kherson

Agence France-Presse melaporkan bahwa di desa Pravdyne yang sebelumnya diduduki, di luar Kherson, penduduk setempat kembali dapat memeluk tetangga mereka, beberapa dari mereka bahkan tidak dapat menahan air mata karena merasa sangat bahagia.

– Jam malam di Kherson mulai diberlakukan

Kepala administrasi negara bagian Kherson mengatakan  bahwa pihaknya sedang dalam mengupayakan pengembalian  aktivitas ke kehidupan normal.

Pembersihan ranjau, jam malam telah diberlakukan, serta pergerakan masuk dan keluar kota telah dibatasi.

– Pasukan pro-Rusia melakukan pertempuran yang jauh lebih keras di tempat lain

Presiden Ukraina mengatakan bahwa pasukan pro- Rusia melakukan pertempuran yang lebih keras di wilayah Donetsk timur. "Pertempuran sangat keras di Donestsk Timur, itu sangat mengerikan, kata Zelensky. 

“Itu benar-benar neraka. Ada pertempuran yang sangat sengit di sana setiap hari. Tapi unit kami bertahan dengan berani, mereka menahan tekanan mengerikan dari penjajah, menjaga garis pertahanan kami,” sambungnya.

– Ukraina akan memutuskan waktu dan isi dari setiap kerangka negosiasi dengan Rusia 

Menurut pembacaan pertemuan antara menteri luar negeri AS, Antony Blinken, dengan menteri luar negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, pada KTT Asean di Kamboja di Phnom Penh, Ukraina akan memutuskan waktu dan isi dari setiap kerangka negosiasi dengan Rusia 

– Putin telah berdiskusi dengan presiden Iran

Kremlin menyebutkan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah berbicara dengan presiden Iran, Ebrahim Raisi, melalui telepon. Kedua pemimpin ini dikatakan berdiskusi dengan menekankan pendalaman kerja sama politik, perdagangan, dan ekonomi.

"Diskusi yang dibahas terkait tentang sejumlah masalah tipikal dalam agenda bilateral, juga termasuk sektor transportasi dan logistik, kata Kremlin. 

Tidak disebutkan kapan panggilan telepon itu terjadi dan dia juga tidak menyebutkan pasokan senjata Iran ke Moskow.

– Kerusakan baru yang signifikan pada bendungan utama Nova Kakhovka

Perusahaan citra satelit AS, Maxar mengatakan bahwa terjadi kerusakan baru yang signifikan pada bendungan utama Nova Kakhovka di Ukraina selatan, hal ini dapat dilihat setelah penarikan Rusia dari Kherson yang lokasinya berada di dekat wilayah ini.

– Rusia mengatakan belum ada kesepakatan untuk memperpanjang kesepakatan yang memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijian melalui Laut Hitam.

Rusia kembali mengulangi desakannya pada akses tanpa hambatan ke pasar dunia untuk ekspor makanan dan pupuknya sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina perang Ukraina Rusia
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top