Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Saingi Paris Fashion Week, BSI Dubai Diminta Gelar Indonesian Muslim Fashion Week

Wapres RI Ma’ruf Amin meminta BSI turut mempromosikan fesyen mulim Tanah Air dengan menyelenggarakan Indonesian Muslim Fashion Week di Dubai.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 05 November 2022  |  22:15 WIB
Saingi Paris Fashion Week, BSI Dubai Diminta Gelar Indonesian Muslim Fashion Week
Ilustrasi-Model memperagakan rancangan busana muslim saat pembukaaan Muslim Fashion Festival (Mufest) Indonesia 2018 di Jakarta, Kamis (19/4/2018). - Reuters/Beawiharta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta Bank Syariah Indonesia (BSI) turut mempromosikan fesyen mulim Tanah Air dengan menyelenggarakan Indonesian Muslim Fashion Week di Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA).

Apalagi, dia mengatakan bahwa kini BSI telah memiliki kantor cabang di Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA). Selain menjalankan bisnis perbankan, BSI Dubai juga diharapkan turut mempromosikan produk-produk halal Indonesia, termasuk fesyen muslim.

“Kita bikin Indonesian Muslim Fashion Week di Dubai seperti Jakarta Muslim Fashion Week, yang tidak kalah dengan Paris Fashion Week,” pintanya, dikutip melalui Youtube Sekretariat Wakil Presiden, Sabtu (5/11/2022).

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk fesyen muslimnya, karena didukung para desainer handal yang mampu menciptakan model-model pakaian yang menarik.

“Kita memiliki desainer-desainer muda yang bagus, model-model (pakaiannya) juga bagus, dan yang penting sesuai syariah,” ujarnya.

Lebih jauh, Ma’ruf menuturkan bahwa dirinya pernah didatangi Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada Maret 2022 bersama para desainer pakaian muslim untuk melaporkan rencana penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week.

Di antara para desainer yang datang tersebut, kata Wapres, ternyata bukan hanya desainer muslim tetapi juga desainer non muslim yang ingin turut berpartisipasi.

“Desainer-desainer itu sebagian bukan muslim, ada yang Katolik, tetapi mereka ingin berpartisipasi pada Jakarta Muslim Fashion Week yang baru terlaksana kemarin saat Menteri Perdagangan berganti ke Pak Zulkifli Hasan, karena pasarnya memang bagus sekali,” katanya.

Alhasil, Ma’ruf pun meminta BSI Dubai memanfaatkan hubungan Indonesia dan PEA yang terjalin sangat baik, salah satunya untuk mempromosikan fesyen muslim Indonesia melalui penyelenggaraan Indonesian Muslim Fashion Week di Dubai.

“Ini saya kira kesempatan dan kebetulan sekali hubungan Indonesia - PEA sedang bagus-bagusnya,” katanya.

Menanggapi permintaan Wapres tersebut, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengakui bahwa potensi fasyen muslim Indonesia memang besar, tetapi di Dubai belum begitu populer. Bahkan pakaian batik saja hampir tidak ada yang menjual.

“Yang jualan batik belum ada di sini. Nanti mungkin kita bikin pameran busana muslim di sini bekerja sama dengan Kedutaan Besar RI,” tuturnya.

Untuk merealisasikannya, sambung Hery, dia juga mengharapkan adanya dukungan dari para pelaku bisnis busana muslim.

“Syukur-syukur kalau ada yang punya naluri bisnis dan punya butik batik (misalnya) di sini,” pungkas Hery.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

busana muslim Paris Fashion Week wapres ma'ruf amin
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top