Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Moeldoko Sebut Ada Peningkatan Radikalisme Jelang Pilpres 2024

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko memprediksi akan adanya peningkatan kecenderungan radikalisme jelang Pilpres 2024.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 20 Oktober 2022  |  23:32 WIB
Moeldoko Sebut Ada Peningkatan Radikalisme Jelang Pilpres 2024
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko memprediksi akan adanya peningkatan kecenderungan radikalisme pada tahun politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

Moeldoko menilai bahwa potensi radikalisme akan deras terjadi akibat politik identitas.

"Situasi internal kita juga perlu aware. Dinamika politik dan potensi radikalisme akibat politik identitas, survei BNPT pada 2020 potensi radikalisme 14 persen. Itu data dalam kondisi anomali saat pandemi. Tahun politik pada 2023-2024 ada kecenderungan meningkat," katanya di Bina Graha, Kamis (20/10/2022).

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk mengantisipasi potensi tersebut, maka semua pihak baik pemerintah hingga masyarakat harus membangun kesadaran terkait potensi ancaman radikalisme.

"Ini sebenarnya sebuah situasi yang diperlukan untuk membangun kesadaran tentang radikalisme. Jadi, ini perlu kita announce agar kita semua memiliki awareness," ujarnya.

Selain itu, Moeldoko mempersilakan pihak yang ragu perihal isu radikalisme untuk menanyakan langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sebab diyakininya lembaga tersebut memiliki standar mandiri terkait isu radikalisme.

"Stigma radikalisme itu apakah buatan versi pemerintah, apa kenyataannya tidak seperti itu, ini saya serahkan untuk bertanya langsung kepada BNPT karena mereka yang memiliki standar seseorang dinyatakan masuk kelompok ini dan itu, pasti ada standarnya, tidak mungkin asal-asalan," pungkas Moeldoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

moeldoko radikalisme Pilpres 2024
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top