Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Usut Dugaan Penyelewengan Dana Rp2 Triliun Waskita Karya (WSKT)

Kejaksaan Agung sedang menelisik dugaan penyelewengan fasilitas supply chain finance (SCF) olah Waskita Karya sebesar Rp2 Triliun
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 06 Oktober 2022  |  09:55 WIB
Kejagung Usut Dugaan Penyelewengan Dana Rp2 Triliun Waskita Karya (WSKT)
Kejagung Usut Dugaan Penyelewengan Dana Rp2 Triliun Waskita Karya (WSKT). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menelisik dugaan penyelewangan dana yang tidak sesuai peruntukannya dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan dari beberapa bank yang dilakukan oleh PT Waskita Karya.

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi menjelaskan bahwa penyelewengan ini mengenai penggunaan supply chain finance atau SCF yang dilakukan Waskita Karya dengan total penggunaan sebesar Rp2 triluin.

“Terkait dengan Waskita Karya, kita juga sedang mendalami kasus dugaan penggunaan fasilitas supply chain finance atau SCF sebesar Rp 2 triliun yang diduga menggunakan dasar invoice ganda atau fiktif dari PT WSBP [Waskita Beton Precast]," tutur Kuntadi kepada Bisnis, Kamis (6/10/2022).

Selain itu, Kuntadi memaparkan bahwa saat ini pihak dari penyidik Jampidsus sedang mencari kemana aliran dana tersebut digunakan. Dia menduga uang tersebut digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Dari hasil penyidikan kita penggunaan dana tersebut diduga tidak sesuai dengan peruntukannya dan kami sekarang sedang fokus menelusuri kemana aliran dana itu. Tapi yang jelas penggunaannya tidak sesuai dengan peruntukan," paparnya.

Namun, Kuntadi masih menelisik apakah dana tersebut digunakan semua tidak sesuai dengan peruntukannya atau hanya sebagian. 

“Kan SCF, tinggal apakah Rp2 triliun itu disalahgunakan semua atau ada yang digunakan sesuai ketentuan. Tinggal itu yang kita cari," imbuh Kuntadi.

Sekadar informasi, Dirdik Jampidus Kejagung Kuntadi mengatakan bahwa penyidik segera mendalami hubungan antara para tersangka di kasus Waskita Beton dengan perkara PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Kasus WSKT saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

Menurutnya, pengungkap kasus Waskita Beton telah membuka bukti baru dalam kasus Waskita Karya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung waskita karya waskita beton precast korupsi
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top