Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkeu Sri Mulyani Angkat Bicara soal Tragedi Kanjuruhan

Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara soal tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan suporter Arema FC.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  20:15 WIB
Menkeu Sri Mulyani Angkat Bicara soal Tragedi Kanjuruhan
Menteri Keuangan Sri Mulyani di sidang paripurna DPR RI, Kamis (30/9/2022) - Youtube TV Parlemen
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai bahwa kekerasan dan perusakan berbagai fasilitas tidak sesuai dengan nilai sportivitas yang semestinya ada dalam gelaran olahraga. Dia mengunggah tangkapan layar sejumlah informasi mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Menurutnya, kekerasan dan kerusuhan bukan sesuatu yang patut terjadi dalam gelaran olah raga. Perusakan fasilitas pun semestinya tidak terjadi, karena dapat menimbulkan kerugian.

"Kekerasan, kerusuhan, dan perusakan berbagai obyek dan fasilitas sangat bertentangan dengan semangat dan nilai sportivitas olah raga sepakbola," tulis Sri Mulyani dalam unggahannya, Minggu (2/10/2022).

Dia menyatakan bahwa seharusnya tidak boleh terjadi kekerasan di olah raga manapun. Menurutnya, perlu terdapat perbaikan dan koreksi bersama atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan agar olah raga Indonesia bisa menjadi lebih baik.

Sri Mulyani pun menyampaikan duka cita kepada seluruh korban dan keluarga dari tragedi tersebut.

"Turut berduka cita untuk seluruh korban dan kelurga yang ditinggalkan dan rasa prihatin yang mendalam atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang," katanya.

Tragedi Liga 1 antara Arema Malang dengan Persebaya Surabaya terjadi pada Sabtu (1/9/2022) malam. Pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang itu berujung keributan antarpendukung.

Suporter memasuki lapangan dan terjadi keributan. Aparat keamanan memukul mundur pendukung yang berada di tengah lapangan ke arah tribun, tetapi setelah itu terlihat penembakan gas air mata ke arah lapangan.

Polda Jatim membenarkan bahwa pihak kepolisian menembakkan gas air mata ke arah lapangan. Gas itu pun kemudian menyelimuti salah satu sisi tribun penonton.

"Massa semakin anarkis sehingga menyebabkan 2 petugas kepolisian meninggal dunia. Kemudian petugas melakukan tembakan gas air mata ke arah massa," dikutip dari keterangan resmi Polda Jatim, Minggu (2/10/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani Kerusuhan Kanjuruhan stadion Kanjuruhan
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top