Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR Gelar Uji Kepatutan Calon Wakil Ketua KPK Hari Ini

Komisi III DPR akan melangsungkan uji kelayakan dan kepatutan calon Wakil Ketua KPK pada hari ini.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 28 September 2022  |  08:25 WIB
DPR Gelar Uji Kepatutan Calon Wakil Ketua KPK Hari Ini
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar membantah pernah menjalin komunikasi dengan tersangka Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) terkait penanganan perkara. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test kepada calon Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar.

"Uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPK pukul 14.00 WIB," demikian dikutip dari agenda resmi DPR, Rabu (28/9/2022).

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengirimkan dua nama calon pengganti Lili Pintuali ke DPR pada pekan lalu. Dua nama tersebut yaitu Johanis Tanak dan I Nyoman Wara.

“Tentu kami akan mengadakan kembali fit and proper test,” ujar Anggota Komisi III DPR Arsul kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Dia mengatakan, Komisi III sudah mengadakan fit and proper test kepada Johanis dan Wara pada 2019. Hasilnya, mereka berdua tak memperoleh suara sama sekali dari anggota Komisi III.

Meski begitu, lanjut Arsul, Komisi III perlu kembali melakukan fit and proper test karena menganggap keadaan mereka berdua sudah berubah.

“Dulu kan itu keadaan tiga tahun yang lalu [uji kepatutan dan kelayakan pada 2019]. Kita kan tidak tahu persis apakah dua orang calon itu setelah tiga tahun masih memenuhi syarat atau tidak sebagai capim [calon pimpinan] KPK. Itu yang harus kami dalami dalam fit and proper test itu,” jelasnya.

Arsul menjelaskan Komisi III punya dua kategori dalam memilih salah satu di antara Johanis dan Wara, yaitu keterpenuhun syarat dan kapabilitas. Dia menegaskan, pihaknya tak memilih berdasarkan asal instansi Johanis dan Wara.

Sebagai informasi, Johanis berlatar belakang kejaksaan. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Tata Usaha Negara Kejagung. Sebelum pensiun, dia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi pada 2020.

Sedangkan Wara adalah seorang auditor senior di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).  Nyoman Wara  pernah menjadi Kepala BPK Wilayah Banten dan petinggi di bidang investigatif BPK RI.

“Jadi kami liat kembali, mana di antara dua itu yang paling baik. Bisa jadi kalau kita bicara paling baik tiap fraksi atau anggota punya perspektif beda,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan Jokowi telah mengirim surat presiden (supres) ke DPR tentang calon pengganti Lili pada pekan lalu. Meski begitu, lanjut Dasco, para pimpinan DPR baru akan membahas surpres tersebut pada Senin (26/9/2022) pekan depan.

“Jadi nanti hari Senin itu ada rapim [rapat pimpinan DPR] dan kemudian penugasan kepada komisi teknis terkait, yaitu Komisi III, mekanismenya diserahkan kepada Komisi III dan nanti Komisi III akan memproses,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr KPK
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top