Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rasuna Said, Pahlawan Nasional Wanita yang jadi Google Doodle Hari Ini

HR Rasuna Said merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari belenggu tangan penjajah.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 14 September 2022  |  10:05 WIB
Rasuna Said, Pahlawan Nasional Wanita yang jadi Google Doodle Hari Ini
Pahlawan Nasional Rasuna Said
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Hajjah Rangkayo Rasuna Said atau yang umumnya lebih dikenal dengan sebutan HR Rasuna Said jadi ikon Google Doodle hari ini, Rabu (14/9/2022). Namun, siapakah sosok HR r ini sebenarnya?

Hajjah Rangkayo Rasuna Said merupakan salah seorang pahlawan muslim wanita yang lahir di tanah Sumatera Barat pada 14 September 1910. Karena hal itulah Google kemudian menjadikannya sosok Google Doodle hari ini yang bertepatan dengan hari kelahirannya ke-112.

Sosok HR Rasuna Said secara resmi ditetapkan sebagai tokoh Pahlawan Nasional pada 13 Desember 1974 yang termaktub dalam Surat Keputusan Presiden RI No.084/TK/1974.

Lebih lanjut, HR Rasuna Said merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari belenggu tangan penjajah. HR Rasuna Said sudah sedari awal aktif  berpartisipasi dalam organisasi-organisasi pergerakan seperti organisasi Serikat Rakyat, PERMI, hingga pernah menjadi bagian dari Pemuda Nippon Raya.

Sebelum dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional, HR Rasuna Said sempat menjabat sebagai sekretaris cabang dalam organisasi Serikat Rakyat. Dirinya merupakan sosok yang lantang dalam membela serta menyuarakan hak-hak rakyat dan perempuan. Dirinya juga sempat menjabat sebagai pengurus besar di Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI).

HR Rasuna Said diketahui merupakan tokoh perempuan ke-sembilan yang berhasil menyandang gelar sebagai Pahlawan Nasional. Tak hanya perjuangannya dalam menyuarakan aspirasi rakyat saja yang dikenang, HR Rasuna Said juga merupakan sosok guru dan jurnalis yang disegani.

Dilansir dari Ensiklopedia Pahlawan Nasional yang dirilis oleh Kemendikbud, HR Rasuna Said sempat menjabat sebagai salah satu pimpinan majalah “Menara Puteri”. Kian hari berlalu, rasa nasionalismenya kian tumbuh, dirinya lantas sempat menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan bahkan sempat menjabat sebagai anggota DPR Sumatera. Terakhir, dirinya juga sempat diangkat menjadi DPA pada tahun 1959.

Semangat dan kecerdasan yang dimiliki oleh Rasuna Said ternyata sudah terlihat sedari akecil. Dirinya menempuh pendidikan Sekolah Dasar di Maninjau lalu melanjutkannya ke Diniyah School di Padang Panjang. Karena semangat dan kecerdasan yang dimilikinya, semasa sekolah HR Rasuna Said sudah dipercaya untuk mengajar kelas-kelas di bawahnya.

Dengan segala potensi yang dimilikinya tersebut, HR Rasuna Said tumbuh menjadi sosok wanita yang cerdas dan religius. Dirinya kemudian memperdalam ilmu agamanya di Pesantren Ar Rasyidiah dan turut tergabung dalam Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI).

Pada tahun 1932, HR Rasuna Said dijegal hukum pidana kurungan penjaran lantaran sempat menentang dan secara lantang menyuarakan ketidak adilan yang terjadi di bawah kekuasaan Belanda. Namun, hal tersebut tak lantas meredakan semangat perjuangannya. Pasca bebas di usia 24 tahun, HR Rasuna Said kemudian banyak membuka sekolah untuk anak perempuan dan masih giat menjadi sosok aktivis wanita muslim.

HR Rasuna Said tutup usia di umurnya yang menginjak 55 tahun. Dirinya diketahui mengidap penyakit kanker darah dan meninggal dunia pada 2 November 1965. Kini, jasa serta perjuangannya masih terus diperbincangkan dan menjadi inspirasi banyak orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pahlawan nasional. rasuna said pahlawan
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top