Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mangkuk Ayam Jago Lambang Ketekunan Jadi Google Doodle, Simak Sejarahnya

Mangkuk ayam jago bisa ditemui di warung bakso, mi ayam, dan soto. Bagaimana mangkuk asal China bisa tersebar ke seluruh dunia?
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 12 September 2022  |  08:54 WIB
Mangkuk Ayam Jago Lambang Ketekunan Jadi Google Doodle, Simak Sejarahnya
Mangkuk ayam jago menjadi doodle google hari ini
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mangkuk ayam jago yang diyakini membawa keberuntungan menjadi menjadi Google Doodle pada hari ini, Senin (12/9/2022).

Saat Anda makan di warung bakso, mi ayam, dan soto maka mangkuk ayam jago menjadi wadah makanan saat makan di warung tersebut.

Bagaimana sejarah dan kisah Rooster Bowl atau mangkuk ayam jago dimulai?

Kisah mangkuk ayam jago dimulai pada Dinasti Ming saat masa pemerintahan Kaisar Chenghua (1465-1487). Kala itu, kaisar memesan 4 mangkuk bergambar ayam jantan dan ayam betina dari pembuat tembikar khusus kekaisaran di Jingdezhen (provinsi Jiangxi).

Kaisar Chenghua memesan 4 mangkuk tembikar yang dibuat dengan teknik Dukai, terutama untuk dirinya dan istrinya, dan juga sebagai tanda cinta. Mangkuk ayam tersebut terdiri dari gambar ayam jantan, ayam betina, dan anak ayam, yang menandakan kemakmuran.

Dihormati oleh Kaisar Tiongkok

Piring dan mangkuk ayam jago memiliki makna simbolis. Kata ji, yang berarti "ayam", memiliki bunyi yang mirip dengan kata jia, yang berarti "rumah". Gambar peony melambangkan kekayaan. Pohon pisang dengan daun lebar berarti kebahagiaan keluarga.

Kaisar China sangat menyukai mangkuk ayam jago. Di antaranya adalah Kaisar Wanli (memerintah 1572-1620) dan Kaisar Kangxi (memerintah 1661-1722) dari Dinasti Qing.

Kaisar-kaisar tersebut juga sangat menyukai mangkuk ayam jago sehingga mereka mencoba memberi harga tinggi pada gambar ayam jago.

sejarah mangkuk ayam jago

Sementara itu, Kaisar Qianlong (1735-1796) menulis puisi khusus pada tahun 1776 untuk menghormati mangkuk ayam jago. Selama Dinasti Qing, produksi massal mangkuk ayam dimulai.

Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah di China, hanya mangkuk ayam jago yang boleh digunakan. Namun, barang dengan motif seperti naga dan burung phoenix lebih mahal.

Dalam perkembangan selanjutnya, para petani China meyakini bahwa mangkuk ayam jago adalah simbol ketekunan untuk mendapatkan kekayaan. Kemudian, mangkuk ayam jago tersebut dibawa oleh pengembara ke beberapa di Asia Tenggara, karena unik.

Mangkuk bermotif ayam jago semakin banyak dibuat. Dimulai dengan teknik menggambar tangan dan beralih ke mesin.

Masyarakat di China meyakini bahwa mangkuk ayam jago sebagai simbol keberuntungan, kerja keras, dan kemakmuran, rooster bowl bisa menjadi salah satu pilihan peralatan makan di rumah, bahkan sebagai tempat nostalgia saat makan ramen atau soto ayam di warung pinggir jalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ayam google doodle google
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top