Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ferdy Sambo Kenakan Baju Tahanan, Tangan Diborgol Saat Rekonstruksi

Ferdy Sambo mengenakan baju tahanan saat menjalani rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  13:32 WIB
Ferdy Sambo Kenakan Baju Tahanan, Tangan Diborgol Saat Rekonstruksi
Ferdy Sambo mengenakan baju tananan. - ILUSTRASI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo mengenakan baju bertuliskan tahanan dengan tangan menggunakan kabel tis saat menjalani rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Berdasarkan pantaun Bisnis, Ferdy Sambo terlihat masuk ke dalam ruang reka adegan pada pukuk 11.40 WIB. Sebelumnya, Ferdy Sambo berada di mobil rantis Brimob sejak pukul 09.30 WIB.

Selain itu, setelah turun dari mobil rantis Sambo terlihat dikawal sejumlah petugas ketika masuk rumah pribadinya untuk menjalani rekonstruksi kasus kematian Brigadir J.

Sekedar informasi, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa Ferdy Sambo datang lebih dahulu, sedangkan tiga tersangka lainnya dalam perjalanan ke lokasi yang sama.

"Untuk FS [Ferdy Samnbo] sudah hadir, yang tiga tersangka lainnya masih di jalan," tutur Dedi di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Berdasarkan pantauan Bisnis, Ferdy Sambo datang dengan diiringi oleh tiga mobil rantis Brimob ke arah rumah jalan Saguling III.

Dedi menambahkan, pihak eksternal seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah tiba dalam gelar rekonstruksi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ferdy Sambo Pembunuhan Brigadir J
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top