Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Keluarga Oknum TNI Korban Penganiayaan Oknum Brimob Tuntut Keadilan

Keluarga anggota Kodim 1702/Jayawijaya, Pratu Hiron Paragai yang menjadi korban penganiayaan sejumlah oknum anggota Brimob, menuntut keadilan.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 23 Agustus 2022  |  07:30 WIB
Keluarga Oknum TNI Korban Penganiayaan Oknum Brimob Tuntut Keadilan
Pihak keluarga dari oknum anggota Kodam 1702 Jayawijaya yang menjadi korban penganiayaan Brimob saat mendatangi Mapolres Jayawijaya, Senin, (22/8). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pihak keluarga dari salah satu anggota Kodim 1702/Jayawijaya, Pratu Hiron Paragai yang menjadi korban penganiayaan sejumlah oknum anggota Brimob, mendatangi Mapolres Jayawijaya pada Senin (22/8/2022) untuk menuntut keadilan.

Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman Napitupulu di Wamena, Selasa (23/8/2022), mengatakan pihak keluarga hendak menanyakan kronologi penganiayaan yang menimpa sanak-saudara mereka.

"Pihak keluarga menanyakan kronologi kejadian, namun kita belum bisa menjawab karena masih pendalaman dan lebih bagus dari pimpinan tertinggi (Propam dan POM) yang menjelaskan itu," katanya.

Pada pertemuan yang dihadiri Kapolres, Dandim 1702 serta pejabat Brimob setempat, masyarakat meminta anggota Brimob nonorganik ditarik dari Jayawijaya.

"Terkait permintaan agar Brimob ditarik dari Wamena, mereka di sini juga bekerja dalam tugas pengamanan negara. Mereka bekerja karena ada tugas," ujar Hesman.

Kapolres memastikan keributan anggota itu sudah ditangani Propam Polda Papua.

"Propam sementara ada lima orang. Mereka bekerja profesional sesuai tugas masing-masing dalam hal pendalaman," katanya.

Pimpinan TNI dan Polri di Jayawijaya sudah berkomitmen menjaga situasi agar persoalan itu tidak terus terpelihara.

"Artinya supaya kita tetap menjaga situasi lebih baik dan juga jangan sampai masyarakat merasa resah," ujarnya.

Atas insiden ini, empat anggota TNI dan Polri mengalami luka-luka. Dua di antaranya merupakan anggota Kodim Jayawijaya dan dua merupakan anggota Polres Jayawijaya. Dari empat anggota itu, Pratu Hiron Paragai yang dikabarkan mengalami luka serius sehingga masih dirawat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni papua brimob propam
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top