Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusia Keluar Dari Proyek Stasiun Luar Angkasa Internasional!

Rusia sebelumnya mengancam akan keluar dari proyek Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  08:37 WIB
Rusia Keluar Dari Proyek Stasiun Luar Angkasa Internasional!
Sejumlah astronot NASA sedang melakukan pelatihan di dalam replika International Space Station (ISS) di Johnson Space Center, Houston, Texas, AS, Rabu (22/5/2019). - Reuters/Mike Blake

Bisnis.com, JAKARTA--Rusia akan menarik diri dari proyek Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah tahun 2024 dan akan membangun stasiunnya sendiri sebagai gantinya.

Amerika Serikat (AS) dan Rusia, bersama dengan mitra lainnya, telah berhasil bekerja sama di ISS sejak tahun 1998. Akan tetapi hubungan itu memburuk sejak Rusia menginvasi Ukraina, dan Rusia sebelumnya mengancam akan keluar dari proyek tersebut karena sanksi negara Barat terhadapnya.

NASA menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi tentang niat Rusia untuk menarik diri dari program tersebut.

ISS, sebuah proyek bersama yang melibatkan lima badan antariksa, mengorbit di sekitar Bumi sejak tahun 1998 dan telah digunakan untuk melakukan ribuan eksperimen ilmiah.

Proyek itu disetujui untuk beroperasi hingga 2024, tetapi AS ingin memperpanjangnya selama enam tahun lagi dengan persetujuan semua mitra.

Pada pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Borisov mengatakan Roskosmos akan memenuhi kewajibannya kepada mitranya, tetapi keputusan telah diambil untuk keluar dari proyek setelah 2024.

"Saya pikir saat ini kami akan mulai menyusun stasiun orbit Rusia," kata Borisov seperti dikutip BBC.com, Rabu (27/7). Dia menambahkan bahwa stasiun baru itu adalah prioritas utama agensinya.

Namun tidak segera jelas apa arti keputusan itu bagi masa depan ISS dan badan antariksa AS NASA mengatakan belum menerima pemberitahuan resmi dari Rusia tentang rencana itu.

Mantan komandan ISS dan pensiunan astronot AS Leroy Chiao percaya bahwa tidak mungkin Rusia memutuskan untuk meninggalkan proyek tersebut.

"Saya pikir ini adalah sikap Rusia. Mereka tidak punya uang untuk membangun stasiun mereka sendiri dan itu akan memakan waktu beberapa tahun untuk melakukannya. Mereka tidak punya apa-apa lagi jika mereka menempuh rute ini," katanya.

Rusia pernah  menyuarakan penarikan diri untuk beberapa waktu tetapi tidak jelas seberapa serius mereka. Mereka telah berbicara tentang membangun pos terdepan mereka sendiri, yakni Stasiun Layanan Orbital Rusia. 

Hanya saja langkah itu akan membutuhkan komitmen keuangan yang belum ditunjukkan oleh pemerintah Rusia untuk eksploitasi ruang angkasa yang ada di negara itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia stasiun luar angkasa amerika serikat
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top