Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Negara Alami Lonjakan Kasus Terkonfirmasi Covid-19, WHO Pesankan Ini

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa pandemi virus Corona (Covid-19) belum berakhir karena banyak negara mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Juli 2022  |  10:47 WIB
Banyak Negara Alami Lonjakan Kasus Terkonfirmasi Covid-19, WHO Pesankan Ini
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa pandemi virus Corona (Covid-19) belum berakhir karena banyak negara mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa pandemi virus Corona (Covid-19) belum berakhir karena banyak negara mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi. 

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku khawatir jumlah kasus terus meningkat dan memberikan tekanan lebih lanjut pada sistem kesehatan dan petugas kesehatan secara luas.

“Ketika virus menekan kita, kita harus melawan. Kami [WHO] berada dalam posisi yang jauh lebih baik daripada di awal pandemi," katanya dalam konferensi pers di Jenewa seperti dikutip Aljazeera.com, Rabu (13/7/2022).

Tedros mengatakan bahwa ada banyak kemajuan dan WHO memiliki alat yang aman dan efektif untuk mencegah infeksi, rawat inap, dan kematian. Namun, lonjakan kasus ini tak bisa dinggal remeh.

Di tengah meningkatnya penularan Covid-19 dan meningkatnya rawat inap, Tedros mendesak pemerintah untuk menerapkan sejumlah upaya pencegahan penularan seperti masker, peningkatan ventilasi, protokol kesehatan, pengujian atau testing, dan perawatan.

Sementara itu, Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan mengatakan bahwa kasus Covid global yang dilaporkan ke WHO meningkat 30 persen dalam 2 minggu terakhir.  Sebagian besar kasus didorong oleh subvarian Omicron BA4 dan BA5.

Ryan mengatakan bahwa perubahan dalam kebijakan pengujian belakangan ini telah menghambat deteksi kasus dan pemantauan evolusi virus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Virus Corona who Covid-19 varian BA4 dan BA5
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top