Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ledakan di Belgorod Tewaskan 5 Orang, Rusia Terima Serangan Paling Mematikan

Lima orang meninggal dan dua orang terluka akibat serangan di Kota Belgorod, Rusia. Ini jadi serangan paling mematikan di wilayah Rusia sejak perang dengan Ukraina.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 03 Juli 2022  |  16:23 WIB
Ledakan di Belgorod Tewaskan 5 Orang, Rusia Terima Serangan Paling Mematikan
Lima orang meninggal dan dua orang terluka akibat serangan di Kota Belgorod, Rusia. Ini jadi serangan paling mematikan di wilayah Rusia sejak perang dengan Ukraina. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak lima orang dikabarkan meninggal dan dua orang terluka akibat serangan di Kota Belgorod, Rusia, pada Minggu pagi (3/7/2022) waktu setempat.

Menurut laporan The Moscow Times (3/7/2022), serangan tersebut menjadi serangan paling mematikan yang terjadi di wilayah Rusia, sejak menginvasi Ukraina pada akhir Februari lalu.

Gubernur Belgorod Vyacheslav Gladkov mengatakan bahwa telah terjadi rangkaian ledakan besar yang merusak 11 blok apartemen dan 39  rumah pada pagi buta.

“Semua layanan darurat bekerja di tempat kejadian,” ujar Gladkov.

Video yang tersebar di Telegram memperlihatkan sebuah ledakan besar yang terjadi setelah sebuah rudal jatuh tepat di belakang sebuah blok apartemen.

Adapun, sejak invasi terjadi, kota-kota di Rusia yang berdekatan dengan Ukraina beberapa kali menerima serangan rudal. Namun, serangan kali ini menjadi yang paling banyak memakan korban.

Menurut laporan, ledakan di wilayah Rusia semakin sering terjadi sejak pasukan militer Rusia mundur dari Kyiv, Ukraina, pada akhir Maret lalu. Sementara itu, tentara Ukraina terus meluncurkan serangan balasan di dekat Kota Kharkiv.

Namun, Ukraina tidak pernah memberikan pernyataan resmi, baik pernyataan bertanggung jawab maupun membantah sebagai dalang atas serangan-serangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top